Polewali Mandar, Potretusantara.co.id – Empat talenta muda dangdut tampil memperebutkan posisi terbaik dalam Grand Final Polman Dangdut Competition (PDC) IV yang digelar di panggung Dangdut Competition, Stadion Sport Center Polewali, Selasa malam (11/8/2026).
Keempat finalis tersebut yakni Fadil, Sofyan, Dinasti, dan Reskika. Mereka berasal dari Kecamatan Tapango, Mapilli, dan Tutar dan berhasil melaju hingga babak puncak setelah melewati rangkaian kompetisi yang berlangsung sejak Juli 2026.
Grand Final PDC IV berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya penonton yang menyaksikan penampilan para finalis.
Tak hanya mengandalkan kemampuan vokal, para finalis juga tampil mengenakan busana daerah Nusantara. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya menggabungkan seni musik dangdut dengan pengenalan kekayaan budaya Indonesia.
Wakil Bupati Polewali Mandar, Hj. Andi Nursami Masdar, turut menyaksikan langsung jalannya grand final bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan PDC IV. Ia juga meminta para peserta untuk tidak berhenti mengembangkan kemampuan meski belum berhasil menjadi juara.
> “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia atas pelaksanaan Dangdut Competition IV Polewali Mandar. Saya berharap peserta yang mengikuti kompetisi, termasuk yang belum masuk final, jangan berkecil hati. Terus asah kemampuan dan berlatih untuk mengikuti kompetisi pada tahun-tahun mendatang,” ujar Andi Nursami.
Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda Polewali Mandar untuk mengembangkan bakat dan menunjukkan kemampuan di bidang seni.
Ia berharap PDC dapat terus digelar dan dikembangkan sehingga semakin banyak talenta muda yang lahir dari Polewali Mandar dan mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Jadikan setiap panggung sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Andi Nursami juga mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada empat finalis yang dinilainya sebagai bagian dari generasi muda dan seniman daerah.
PDC IV juga tidak hanya berdampak pada sektor seni dan hiburan. Rangkaian kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan manfaat ekonomi. Sebanyak 40 UMKM lokal terlibat selama rangkaian kegiatan PDC IV yang berlangsung sejak Juli 2026.
Kehadiran para pelaku UMKM turut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan Sport Center Polewali. Selama kegiatan berlangsung, perputaran omzet para pelaku usaha disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan seni dan hiburan dapat menjadi ruang yang mempertemukan pengembangan talenta muda sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
PDC IV diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pencarian bakat, tetapi terus berkembang menjadi ruang bagi generasi muda Polewali Mandar untuk berkarya sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.(*/ifn)

























