Advertorial

Pataka Berpindah, Harapan Berkibar: Dr. Abdul Rahman Menakhodai IKA UNSULTRA

×

Pataka Berpindah, Harapan Berkibar: Dr. Abdul Rahman Menakhodai IKA UNSULTRA

Sebarkan artikel ini

Kendari, Potretnusantara.co.id – Di bawah langit yang teduh dan cahaya lampu yang menggantung hangat di ruang pertemuan Hotel Claro, Jalan Edi Sabara No.89, Lahundape, semangat kebersamaan menjelma menjadi satu tarikan napas panjang dalam Musyawarah Wilayah dan Reuni Akbar I Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sulawesi Tenggara (IKA UNSULTRA), Sabtu (18/4/2026).

Di sanalah, waktu seperti berhenti sejenak memberi ruang bagi sejarah untuk berpindah tangan, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya. Pataka, sehelai kain yang bukan sekadar simbol, melainkan jiwa kolektif para alumni, diserahkan dengan penuh khidmat.

“Bismillahirrahmanirrahim. Saya serahkan Pataka IKA, atau Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sulawesi Tenggara. Saya berharap dengan serah terima bendera pataka ini, kibarkan panji-panji Unsultra dan alumni Unsultra…,” ujar pemberi pataka, suaranya mengalir pelan namun sarat makna, disambut riuh tepuk tangan dan gema “Allahu Akbar!” yang mengguncang ruang.

Seolah mengunci momen dalam sakralitas, ia menegaskan kembali,

“Saya serahkan dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim”.

Dan ketika pataka itu berpindah, bukan hanya kain yang bergerak, tetapi juga harapan, amanah, dan cita-cita yang turut berlayar di dalamnya.

“Saya terima bendera pataka ini, dan saya akan kibarkan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara” tegas penerima pataka, suaranya mantap, menembus tepuk tangan yang bergelombang seperti ombak yang tak pernah lelah menyapa pantai.

Dalam alur yang sama, Musyawarah Wilayah ini mengantarkan satu nama sebagai nahkoda baru. Dr. Abdul Rahman, SH., MH., terpilih sebagai Ketua IKA Unsultra sebuah amanah yang kini bertumpu di pundaknya, mengikat harapan ribuan alumni dalam satu arah perjalanan.

Dalam sambutannya, ia merangkai kata dengan tenang, namun penuh ketegasan, menegaskan pentingnya jalinan erat antara alumni dan almamater.

“IKA ini harus bersinergi dengan universitas. Oleh karena itu, kehadiran Bapak sebagai Rektor untuk mengukuhkan kami sebagai pengurus IKA, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya, seolah mengajak semua yang hadir untuk berdiri dalam satu barisan yang sama.

Tak lupa, ia menundukkan kepala dalam rasa hormat kepada mereka yang telah bekerja di balik layar.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kerja sama panitia dan steering committee yang begitu luar biasa atas kepercayaan yang diberikan,” tambahnya.

Hari itu, Kendari tidak sekadar menjadi tempat berkumpul. Ia menjadi saksi bahwa dari pertemuan, lahir tekad dari kebersamaan, tumbuh kekuatan.

Musyawarah Wilayah dan Reuni Akbar I ini pun menjadi awal dari langkah panjang IKA Unsultra, untuk merajut kembali simpul-simpul alumni, menguatkan peran, dan menyalakan cahaya kontribusi bagi kampus serta pembangunan Sulawesi Tenggara.

Dan di antara riuh yang perlahan mereda, satu hal tetap tinggal: keyakinan bahwa pataka yang kini berkibar, akan terus menemukan arah anginnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *