Pemerintahan

Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah, Harga Beras Rp130 Ribu/10 Kg Diserbu Warga

×

Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah, Harga Beras Rp130 Ribu/10 Kg Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Potretnusantara.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah di halaman Kantor Gubernur Sulbar, Senin (7/7/2025). Kegiatan ini digelar untuk menekan lonjakan harga pangan, khususnya beras yang saat ini mengalami kenaikan signifikan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga yang meminta adanya intervensi nyata untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga bahan pokok.

“Ini salah satu upaya kita dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, terutama beras yang saat ini menjadi perhatian utama,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulbar, Abdul Waris Bestari.

Analis Ketahanan Pangan Distapang Sulbar, Habibi, menyebut harga beras yang dijual di pasar murah sebesar Rp130 ribu per 10 kilogram—lebih murah 30-40 persen dibanding harga pasar.

“Ada selisih antara Rp30 ribu sampai Rp40 ribu dari harga pasaran. Hari ini kita sediakan 200 karung atau sekitar 2.000 kilogram beras, dan semuanya ludes dibeli warga,” ungkap Habibi.

Selain beras, GPM juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lain seperti cabai, bawang, gula, minyak goreng, tepung terigu, ayam, telur, dan aneka sayur mayur. Pemerintah juga menggandeng Dinas Pertanian Sulbar untuk membagikan bibit tanaman serta berkolaborasi dengan distributor lokal dan Perum Bulog.

Suniarti, warga Kelurahan Rangas, mengaku sangat terbantu dengan pasar murah ini.

“Harga beras sekarang sangat tinggi. Adanya pasar murah ini betul-betul meringankan kami. Terima kasih Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ucapnya penuh haru.

Pemprov Sulbar memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai kabupaten/kota untuk menjaga kestabilan harga pangan dan menekan laju inflasi di daerah. (rls)

Penulis: Humas Pemprov Sulbar / Editor: Dino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *