Sinjai, Potretnusantara.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyerahkan peta tematik berupa Peta Fasilitas Umum dan Peta Potensi Desa kepada Pemerintah Desa Pattalassang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8/2026).
Penyerahan berlangsung di Kantor Desa Pattalassang dan diterima langsung oleh jajaran pemerintah desa. Peta tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan basis data kewilayahan sekaligus mendukung pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis kondisi lapangan.
Program pemetaan ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKNT 116 Unhas. Penyusunannya dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari observasi lapangan, wawancara, pengumpulan data, hingga verifikasi titik koordinat menggunakan teknologi Geographic Information System (GIS).
Penggunaan teknologi tersebut dilakukan untuk meningkatkan akurasi informasi mengenai lokasi fasilitas umum dan potensi yang terdapat di Desa Pattalassang.
“Peta ini kami susun berdasarkan hasil pengumpulan dan verifikasi data di lapangan. Harapannya, hasil pemetaan ini tidak hanya menjadi dokumen, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan pemerintah desa dalam melihat kondisi wilayah secara lebih jelas,” ujar perwakilan mahasiswa KKNT 116 Unhas.
Peta Fasilitas Umum yang diserahkan memuat informasi mengenai persebaran sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat, seperti sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, serta fasilitas umum lainnya.
Keberadaan data spasial tersebut dapat membantu pemerintah desa melihat pola persebaran fasilitas sekaligus mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan perhatian dalam pembangunan maupun peningkatan infrastruktur.
Selain itu, Peta Potensi Desa memberikan gambaran mengenai berbagai potensi yang dimiliki Desa Pattalassang, termasuk kawasan pertanian, persebaran usaha masyarakat, kawasan permukiman dan potensi ekonomi lainnya.
Data tersebut dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam mengembangkan potensi lokal, memperkenalkan produk unggulan desa, hingga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
“Dengan adanya peta ini, pemerintah desa dapat melihat potensi dan fasilitas yang ada secara lebih terukur. Data seperti ini penting untuk mendukung perencanaan pembangunan agar program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata mahasiswa KKNT 116 Unhas.
Tak hanya untuk kepentingan pemerintah, peta tematik tersebut juga memiliki fungsi sebagai media informasi publik. Masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tata letak fasilitas umum, potensi wilayah, serta kondisi kewilayahan Desa Pattalassang.
Peta tersebut juga diharapkan dapat menjadi data pendukung dalam penyusunan berbagai dokumen perencanaan desa, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).
Dengan tersedianya data spasial yang lebih terstruktur, pemerintah desa dapat memiliki referensi dalam menentukan skala prioritas pembangunan, pengembangan potensi ekonomi, serta pemerataan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Desa Pattalassang menyambut baik kontribusi mahasiswa KKNT 116 Unhas tersebut. Peta yang dihasilkan dinilai memberikan manfaat karena membantu memperbarui data wilayah yang sebelumnya belum terdokumentasi secara digital dan komprehensif.
“Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKNT 116 Unhas. Peta ini sangat membantu pemerintah desa karena memberikan gambaran mengenai fasilitas umum dan potensi yang ada di wilayah kami. Data ini akan kami manfaatkan sebagai salah satu bahan pendukung dalam perencanaan pembangunan desa,” ujar pihak Pemerintah Desa Pattalassang.
Penyerahan peta kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima dokumen. Mahasiswa juga menyerahkan berkas fisik berukuran besar (hardcopy) serta dokumen digital (softcopy) kepada Pemerintah Desa Pattalassang.
Dokumen tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan dan diperbarui sesuai perkembangan wilayah, sehingga menjadi basis data yang semakin akurat dalam mendukung tata kelola, transparansi informasi, dan perencanaan pembangunan Desa Pattalassang.
“Semoga peta ini dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh pemerintah desa, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada saat program KKNT berakhir, tetapi dapat menjadi bagian dari data pembangunan Desa Pattalassang ke depan,” tutup perwakilan mahasiswa KKNT 116 Unhas.















