Agama

Pemkab Polman Dorong Masjid Jadi Pusat Informasi dan Edukasi Masyarakat

×

Pemkab Polman Dorong Masjid Jadi Pusat Informasi dan Edukasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Polewali, Potretnusanatara.co.id – Masjid di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, didorong tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mengambil peran lebih besar sebagai pusat informasi program pemerintah sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Polman melalui Staf Ahli Bupati, Aco Musaddad HM, dalam safari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dua masjid, yakni Masjid Raudhatussaiddin, Lembang-Lembang, Kecamatan Limboro, dan Masjid Babul Jannah, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo.

Dalam kesempatan itu, Aco menyampaikan pesan Bupati Polman agar masjid dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah menyukseskan tiga program prioritas daerah, yakni Polman Sehat, Polman Cerdas, dan Polman Maju.

Menurut Aco, masjid memiliki kedekatan emosional dan kultural yang kuat dengan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.

“Pemerintah memiliki tiga pilar program utama, yaitu Polman Sehat, Polman Cerdas, dan Polman Maju. Masjid harus mengambil peran aktif di sini. Kita ingin pengurus masjid dan jemaah bersama-sama memastikan tidak ada lagi anak yang mengalami stunting (tumbuh kerdil), tidak ada anak yang putus sekolah, dan masyarakat di sekitar masjid hidup sejahtera,” ujar Aco Musaddad.

Ia menilai masjid dapat menjadi salah satu saluran informasi yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Berbagai informasi terkait program pemerintah, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi, dapat disampaikan melalui jaringan pengurus dan jemaah masjid.

Dengan demikian, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap persoalan di lingkungannya.

Penguatan peran tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat dalam menangani berbagai persoalan sosial.

Pemerintah Kabupaten Polman pun mendorong agar program-program prioritas daerah dapat lebih mudah diterima dan tepat sasaran melalui pendekatan berbasis komunitas.

Melalui keterlibatan masjid, pemerintah berharap upaya penanganan persoalan seperti stunting, anak putus sekolah, kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilakukan secara lebih dekat dengan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *