Soppeng, Potretnusantara.co.id – Sebanyak 64 putra-putri terbaik Kabupaten Soppeng resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Soppeng Tahun 2026. Mereka akan mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna La Patau, Watansoppeng, Sabtu (15/8/2026), dan dipimpin langsung Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, selaku pembina upacara.

Prosesi diawali pembacaan ikrar Paskibraka yang dipimpin Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Soppeng, Drs. A. Zulkarnain, AP. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Bagimu Negeri.
Bupati selanjutnya membacakan pernyataan pengukuhan, menyematkan lencana, serta memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Suasana haru dan kebanggaan semakin terasa ketika penyematan lencana dan pemasangan kendit kepada seluruh anggota Paskibraka dilakukan oleh orang tua masing-masing.

Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, dalam laporannya mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki nasionalisme, serta bertanggung jawab dan memiliki jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.
Paskibraka Kabupaten Soppeng Tahun 2026 terdiri atas 32 putra dan 32 putri. Mereka berasal dari SMA, SMK, MA, dan sederajat se-Kabupaten Soppeng.
Para anggota Paskibraka telah melewati proses seleksi yang berlangsung sejak Maret hingga April 2026. Setelah terpilih, mereka menjalani pembinaan intensif yang melibatkan instruktur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Soppeng.
Pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kedisiplinan, karakter, nasionalisme, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab.
Dalam amanatnya, Bupati Soppeng menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni. Menurutnya, status sebagai anggota Paskibraka merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi tidak hanya dari kemampuan baris-berbaris, tetapi juga dari aspek kecerdasan, kesehatan, kepribadian, dan akhlak,” ujar Bupati.
Suwardi juga berpesan agar para anggota Paskibraka mampu menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia meminta mereka menjaga persatuan dan kesatuan serta memegang teguh nilai-nilai luhur budaya Bugis, yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge.
Menurutnya, semangat mengibarkan Sang Merah Putih tidak berhenti di lapangan upacara. Nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui ketekunan belajar, karya nyata, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bupati juga mendorong generasi muda Soppeng terus mempersiapkan diri menjadi pribadi yang cerdas, terampil, berintegritas, dan berakhlak mulia sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam membentuk karakter para anggota Paskibraka.
Penghargaan serupa disampaikan kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan dan doa sehingga putra-putri mereka dapat menjalankan amanah sebagai Paskibraka Kabupaten Soppeng Tahun 2026.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, jajaran Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Watansoppeng, Penjabat Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Setda, kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda, serta orang tua anggota Paskibraka.

























