Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, resmi mengukuhkan 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konawe Selatan, Minggu (16/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum 75 anggota Paskibraka menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Selatan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur jajaran pimpinan daerah, pelatih, serta purna Paskibraka.
Dalam prosesi pengukuhan, Bupati Irham Kalenggo membacakan langsung naskah pengukuhan Paskibraka Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2026.
“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2026 yang akan bertugas di Kabupaten Konawe Selatan pada tanggal 17 Agustus Tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ucap Bupati Irham Kalenggo saat memimpin pengukuhan.
Purna Paskibraka sekaligus Asisten Pelatih Paskibraka Konawe Selatan, Muhammad Fajar Sidik, mengatakan 75 anggota yang dikukuhkan merupakan siswa-siswi terpilih dari sejumlah SMA di Kabupaten Konawe Selatan.

Mereka telah melewati proses seleksi dan menjalani pemusatan latihan selama lebih dari dua pekan sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI.
“Hari ini adalah agenda pengukuhan Paskibraka Konsel. Setelah mereka latihan kurang lebih dua minggu lebih, hari ini pengukuhannya dan menyatakan mereka resmi menjadi Paskibraka yang akan bertugas besok pada 17 Agustus di Kabupaten Konawe Selatan,” ujar Muhammad Fajar Sidik.
Dari 75 anggota tersebut, sebanyak 43 merupakan putri dan 32 putra. Mereka merupakan perwakilan terpilih dari sekolah masing-masing yang tersebar di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.
Selain kesiapan fisik dan teknis, tim pelatih bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan cuaca saat pelaksanaan upacara.
Menurut Fajar, para anggota Paskibraka telah mendapat pembekalan mengenai langkah yang harus dilakukan apabila hujan maupun angin kencang terjadi saat prosesi pengibaran bendera.
“Kami dari pelatih dan asisten pelatih memahami cuaca pada tanggal 17 Agustus memang sering berbeda. Kami sudah siapkan antisipasinya, anak-anak sudah kami bekali bagaimana jika terjadi hujan ataupun angin kencang pada saat pengibaran,” tambahnya.
Tim pelatih dan panitia berharap seluruh rangkaian upacara, mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera Merah Putih, dapat berlangsung lancar, tertib, dan khidmat tanpa kendala berarti.


























