Pemerintahan

Pecah Rekor! Turnamen Catur Terbuka Pertama di Konsel Diserbu Pecatur dari 13 Daerah, Usung Semangat “SETARA”

×

Pecah Rekor! Turnamen Catur Terbuka Pertama di Konsel Diserbu Pecatur dari 13 Daerah, Usung Semangat “SETARA”

Sebarkan artikel ini

Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mencatat sejarah baru dalam dunia olahraga intelektual. Untuk pertama kalinya sejak kepengurusan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Konawe Selatan terbentuk, turnamen catur terbuka berskala provinsi sukses digelar melalui ajang SETARA KONSEL Open Chess Tournament.

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026, di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ranomeeto ini langsung menyita perhatian pecinta catur di Sulawesi Tenggara. Sebanyak 13 kabupaten/kota mengirimkan perwakilannya untuk berlaga dalam turnamen yang menjadi tonggak kebangkitan olahraga catur di Konawe Selatan tersebut.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, sponsor, atlet, hingga official dari berbagai daerah. Sambutan resmi Bupati Konawe Selatan disampaikan oleh Wakil Bupati, Wahyu Ade Pratama Imran, S.H., yang sekaligus membuka turnamen secara resmi.

Atmosfer persaingan terasa semakin bergengsi dengan hadirnya 8 master catur, 2 pecatur wanita, serta 1 pecatur junior berbakat asal Konawe Selatan yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan para peserta dari seluruh penjuru Sultra.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Konawe Selatan menegaskan bahwa catur bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kecerdasan generasi muda.

Pemerintah daerah turut menyoroti tema “SETARA” (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera) yang menjadi identitas turnamen ini. Tema tersebut mencerminkan semangat kesetaraan hak dan peluang bagi seluruh peserta tanpa memandang latar belakang sosial, sekaligus menjadi komitmen pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sportif, dan berdaya saing.

Ketua PERCASI Konawe Selatan, Marwiyah Tombili, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan turnamen perdana ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang profesi. Ia berharap ajang yang memperebutkan total hadiah Rp20 juta tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan daerah.

“Hadirnya kompetisi ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, melainkan wadah pembinaan jangka panjang dan silaturahmi untuk melahirkan bibit-bibit pecatur potensial yang siap mengharumkan nama Konawe Selatan di kancah nasional hingga internasional,” ujar Marwiyah, Sabu (13/6/2026).

Kesuksesan penyelenggaraan SETARA KONSEL Open Chess Tournament juga ditopang kolaborasi kuat berbagai pihak. Dukungan datang dari BUMN seperti PT Taspen, BPJS Ketenagakerjaan, dan Bank BTN, kemudian BUMD Bank Sultra serta Perumda Wawowonua Konsel. Sejumlah perusahaan swasta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Konawe Selatan turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menutup arahannya, Marwiyah mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dengan menggaungkan semboyan resmi catur dunia, “Gens Una Sumus”yang berarti “Kita adalah satu keluarga”.

“Melalui turnamen ini, perbedaan latar belakang wilayah dan usia diharapkan melebur dalam semangat persaudaraan dan kecintaan yang sama pada dunia catur,” pungkasnya.

Ajang perdana ini bukan hanya menjadi arena adu strategi di atas papan catur, tetapi juga simbol lahirnya semangat baru Konawe Selatan dalam membangun prestasi olahraga berbasis kecerdasan, kebersamaan, dan kesetaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *