Kendari, Potretnusantara.co.id – Anggota legislatif Provinsi Sulawesi Tenggara, La Isra apresiasi karya buku yang berjudul Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi. Ia mendorong generasi agar terus berkarya, berbuat dan berjuang untuk masa depan yang ia cita-citakan.
Tak hanya itu, dalam kesempatan silaturahmi tersebut yang sangat berkesan dan penuh inspirasi ia menceritakan bagaimana ia menapaki perjalanan hidup, pendidikan dan organisasi dengan berbagai dinamika kehidupan yang kompleks.
Ia percaya bahwa pendidikan dan organisasi salah satu jalan merubah takdir dan nasib seseorang. Siapa sangka saat ini ia menduduki jabatan strategis di DPRD Provinsi Sultra sebagai ketua Fraksi Gerinda.
Ia memulai dari bawa, merintis jalan di atas kerikil yang penuh lika liku kehidupan dengan berbagai keterbatasan, cerita hidup yang penuh dengan haru, penuh tantangan tetapi harapan selalu lebih panjang dari pada tarikan nafas, bahwa selalu ada hikmah atas usaha, ikhtiar dan doa yang selalu di langitkan.
Dalam kesempatan tersebut, La Isra anggota DPRD Sultra dari dapil 3, Muna, Muna Barat dan Buton Utara menyampaikan apresiasi dan rasa bangga ada anak muda yang sudah bisa menciptakan sebuah karya buku.
Di samping membahas proses karya buku ia juga bercerita banyak hal tentang dinamika mahasiswa, organisasi hingga isu-isu hangat krusial nan strategis kekinian.
”Mahasiswa harus berorganisasi sebab di organisasi kita bisa mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan spirit yang akan menjadi modal untuk berkontribusi dan bermanfaat lebih banyak untuk masyarakat,” tegasnya, Senin (18/5/ 2026) di Kendari.
Bagi dia, menjadi mahasiswa harus betul-betul mematangkan diri dalam pergulatan organisasi, membentuk mental, pola pikir, pandangan yang jauh melampaui generasi dan zamannya agar siap mengabdikan diri pada kepentingan masyarakat.
”Berbekal pengalaman organisasi dari aktivis jalanan, organisasi hingga bertransformasi menjadi pejuang aspirasi di gedung DPRD adalah sebuah capaian yang paling strategis, penuh kesabaran, ketekunan, konsistensi dan kerja keras,”Ujarnya.
Ia memilih, menjadi wakil rakyat sebuah pilihan untuk lebih banyak mengabdi dan berbuat banyak untuk masyarakat agar tidak merasakan tentang ia yang dia rasakan sebelumnya.
Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Tenggara yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra, La Isra, sebelumnya menunjukkan komitmen serius terhadap pengembangan literasi di daerah. Melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Perpustakaan, bersama para pegiat literasi dari Kabupaten Muna dan Muna Barat.
La Isra menekankan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga pusat pembelajaran dan penggerak kemajuan daerah.
“Jika kita ingin Sultra maju, literasi harus kita bangun dari desa. Perpustakaan adalah fondasi utama untuk membentuk masyarakat cerdas, kritis, dan mandiri. Buku adalah jendela dunia,” Tegasnya.
Sosialisasi sebelumnya mendapat sambutan hangat dari komunitas literasi, tokoh masyarakat, dan pemuda. Mereka berharap perhatian seperti ini bisa terus berlanjut, agar semangat literasi tak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh menjadi budaya di setiap lapisan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa penguatan literasi memerlukan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Dengan komitmen dari para wakil rakyat seperti La Isra, masa depan literasi Sultra tampak semakin cerah.
Sementara, Rasmin Jaya penulis buku Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi mengatakan sangat menyambut baik apresiasi dan dukungan anggota DPRD tersebut.
Menurutnya perlu ada kolaborasi, sinergi dalam penguatan SDM yang maju dan berdaya saing.
Perjumpaannya dengan LA Isra sudah sangat sering terjadi di beberapa kesempatan pada saat melakukan aksi-aksiq demonstrasi di DPRD Provinsi Sultra.
”Hubungan kami cukup dekat, akrab yang setiap waktu dalam cerita dan diskusi selalu ada percikan semangat, harapan dan inspirasi untuk menjadi sosok yang berguna dan bermanfaat ke depan, berjuang mencapai cita-cita,” Ujar Rasmin Jaya.
Ia turut bangga bisa mendapatkan dukungan dan support serta cerita pengalaman pada saat bermasiswa dulu hingga berjuang di partai politik untuk mengabdikan diri pada kepentingan masyarakat.
”Semoga kita juga sebagai generasi bisa bersaing dan berjuang dalam ruang pengabdian yang lain agar bisa bermanfaat untuk daerah,” Tegasnya.
Anggota DPRD Sultra, La Isra Dukung Terobosan Karya Generasi Muda













