Luwu, Potretnusantara.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu menggelar Rapat Koordinasi persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Kantor Bawaslu Luwu, Rabu (13/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Luwu membahas pemantapan teknis pelaksanaan serta memastikan penguatan kelembagaan dalam menyongsong tahapan Pemilu mendatang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu, Irpan, SH., MH., menyampaikan penguatan sekaligus intruksi dalam sambutannya kepada seluruh staf agar sosialisasi P2P semakin dimassifkan kepada masyarakat luas.
”Program P2P ini adalah instrumen penting untuk membumikan pemahaman pengawasan pemilu. Ini adalah langkah awal dan bagian dari penguatan kapasitas kita dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu Serentak tahun 2029″, tegas Irpan.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu, Nuzri Isla, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan pembinaan dalam program P2P, sekaligus berharap agar seluruh jajaran sekretariat memberikan dukungan penuh demi kelancaran agenda strategis ini.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Anggota Bawaslu Luwu, Wahyu Derajat, memaparkan detail teknis pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan secara bauran (hybrid), yakni daring dan luring. Wahyu menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian jumlah peserta yang dinamis mengikuti ketersediaan anggaran.
”Setelah melalui beberapa penyesuaian anggaran, jumlah peserta ditetapkan sebanyak 40 orang. Kami menegaskan bahwa kegiatan P2P ini bukan sekadar agenda divisi semata, melainkan kerja kolektif kelembagaan. Seluruh lini harus terlibat aktif”, ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan nanti, berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Keterlibatan beragam sektor ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput.
Sumber: Humas Bawaslu Luwu
Editor: S PNs













