Gowa, Potretnusantara.co.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Gowa menilai bahwa Kabupaten Gowa pernah membuktikan bahwa kepala daerahnya tanpa keterikatan kuat dengan partai politik, ia memiliki ruang lebih leluasa untuk membangun daerah dan fokus melayani masyarakat.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Gowa, Alumnus Zainuddin, menegaskan pengalaman politik Gowa menjadi contoh nyata bahwa bupati yang tidak tersandera kepentingan partai dapat bekerja lebih efektif untuk rakyat.
“Kita jangan lupa, Pak Adnan Purichta Ichsan dulu maju sebagai calon bupati independen tahun 2015. Tanpa kendaraan partai, beliau menang dan leluasa membangun Gowa. Tidak ada beban setoran ke DPP, tidak ada titipan proyek partai,” tegas Alumnus Zainuddin, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, kepemimpinan non-partai memberi ruang lebih bersih dalam pengelolaan pemerintahan karena anggaran daerah dapat difokuskan untuk kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan elite politik.
Alumnus Zainuddin menyebut anggaran pembangunan seharusnya diarahkan sepenuhnya untuk infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan dasar tanpa tarik-menarik kepentingan partai. Ia juga menilai langkah Adnan Purichta Ichsan yang tidak menjabat ketua partai di tingkat kabupaten menjadi contoh independensi kepala daerah.
“Artinya, Gowa sudah pernah rasakan manfaatnya. Kalau Ibu Husnia Talenrang tetap tidak berpartai, maka loyalitasnya tunggal ke rakyat Gowa. Tidak akan tersandera agenda DPP atau jadi ATM partai politik tertentu,” lanjutnya.
KNPI Gowa juga menilai Husnia Talenrang tidak perlu mencari posisi strategis di tingkat pusat partai setelah tidak lagi menjabat Ketua DPW PAN Sulsel.
“Buat apa masuk DPP? Energi habis urus konflik partai, tapi manfaat ke warga Gowa tidak ada. Lebih baik Ibu Husnia fokus 100% urus Gowa. Biar birokrasi netral, bantuan tidak tebang pilih, dan proyek jalan karena kebutuhan rakyat, bukan jatah partai,” tegas Alumnus Zainuddin.
Di akhir pernyataannya, KNPI Gowa mengajak seluruh elemen pemuda menjaga agar arah kepemimpinan di Gowa tetap berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat dan tidak didominasi kepentingan partai politik tertentu.













