MAKASSAR, Potretnusantara.co.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI BONE), Andi Teguh Qoemaeni, secara resmi membuka Musyawarah Komisariat (Muskom) DPK KEPMI BONE Rumpa’na Bone STIM LPI Makassar pada Sabtu (31/10/2026), pukul 14.00 WITA hingga selesai, bertempat di Kampus STIM-LPI Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi di tingkat komisariat.
Pembukaan Muskom tersebut dihadiri oleh jajaran fungsionaris DPP KEPMI BONE, pengurus demisioner, serta kader mahasiswa asal Kabupaten Bone yang menempuh pendidikan di STIM LPI Makassar.
Dalam sambutannya, Andi Teguh Qoemaeni mengapresiasi komitmen DPK Rumpa’na Bone STIM LPI Makassar dalam menjaga keberlangsungan organisasi melalui mekanisme musyawarah. Ia menegaskan bahwa Muskom tidak semata-mata menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang evaluasi, konsolidasi, dan perumusan gagasan untuk memperkuat organisasi ke depan.
“Musyawarah Komisariat bukan sekadar agenda untuk memilih ketua baru, melainkan ruang refleksi dan evaluasi untuk merumuskan langkah strategis organisasi. Saya berharap seluruh kader mengedepankan asas kekeluargaan, menjaga soliditas, serta melahirkan kepemimpinan yang progresif, berintegritas, dan mampu menjaga nama baik daerah di perantauan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya regenerasi yang sehat, demokratis, dan berorientasi pada penguatan kaderisasi. Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi, bukan sekadar pergantian figur, sehingga keberlanjutan program dan nilai-nilai perjuangan KEPMI BONE tetap terjaga.
Sebagai organisasi induk, DPP KEPMI BONE berkomitmen untuk mendorong penguatan koordinasi dan pendampingan terhadap struktur organisasi di tingkat cabang maupun komisariat. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim kaderisasi yang konstruktif, menjaga kehidupan organisasi tetap berjalan sesuai dengan AD/ART, serta membuka ruang partisipasi yang sehat bagi seluruh kader.
Melalui pelaksanaan Muskom ini, DPK KEPMI BONE Rumpa’na Bone STIM LPI Makassar diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang amanah, responsif, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat peran komisariat sebagai ruang pembinaan intelektual, pengembangan karakter, dan pengabdian mahasiswa Bone.
Muskom ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan estafet kepemimpinan dan memperkuat kontribusi KEPMI BONE bagi kader, organisasi, dan daerah asal.















