Makassar, Potretnusantara.co.id – Semangat hidup sehat menggema di lingkungan Universitas Hasanuddin (Unhas) saat BPJS Kesehatan bersama Unhas menggelar kegiatan fun run 5 kilometer (5K) dalam program “BPJS Kesehatan Masuk Kampus”, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta itu tidak hanya menghadirkan olahraga bersama, tetapi juga menjadi momentum edukasi penting tentang kesadaran menjaga kesehatan sejak usia muda. Suasana penuh energi dan antusiasme mahasiswa mewarnai agenda yang dinilai menjadi langkah nyata menciptakan budaya kampus sehat di Kota Makassar.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut hadir sekaligus memberikan apresiasi atas kolaborasi BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin yang dinilai mampu menghadirkan gerakan positif bagi generasi muda.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan, termasuk dalam menyebarkan pola hidup sehat di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Makassar tentu mengapresiasi kolaborasi BPJS Kesehatan dan Unhas ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh program kampus sehat di Indonesia, khususnya di Makassar,” ujar Wakil Wali Kota Makassar.
Aliyah juga menegaskan bahwa pembiasaan pola hidup sehat sejak masa perkuliahan menjadi investasi penting untuk masa depan, terutama dalam menekan risiko penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, serta Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa.
Dalam kesempatan itu, Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa program “BPJS Kesehatan Masuk Kampus” merupakan bagian dari upaya memperkuat keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui semangat gotong royong.
“Iuran BPJS itu semangatnya gotong royong. Yang sehat membantu yang sakit. Untuk itu kami ingin masuk ke kampus-kampus agar kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya perlindungan kesehatan semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menegaskan dukungan penuh terhadap program tersebut dengan mendorong seluruh mahasiswa memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif sebagai bagian dari upaya membangun kampus sehat dan produktif.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab BPJS, tapi tanggung jawab kita semua untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kesehatan, khususnya di kalangan mahasiswa,” ujarnya.













