Pemerintahan

Jalur Alternatif ke Kendari Segera Terwujud? Bupati Konsel–Konawe Bergerak Cepat Tinjau Lokasi Jembatan Sabulakoa

×

Jalur Alternatif ke Kendari Segera Terwujud? Bupati Konsel–Konawe Bergerak Cepat Tinjau Lokasi Jembatan Sabulakoa

Sebarkan artikel ini

Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Harapan hadirnya jalur alternatif tercepat menuju Kota Kendari dan Bandara Haluoleo kini semakin nyata. Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bersama Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan keseriusan penuh dalam mempercepat pembangunan Jembatan Sabulakoa yang digadang-gadang bakal menjadi urat nadi baru konektivitas antarwilayah di Sulawesi Tenggara.

Pada Rabu (20/5/2026), Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo bersama Bupati Konawe Yusran Akbar turun langsung meninjau lokasi usulan pembangunan jembatan penghubung kedua daerah di Kecamatan Sabulakoa.

Peninjauan ini turut dihadiri Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Ketua DPRD Konawe, Sekda Konsel, Plt Kadis PU Konsel, serta Kepala Bappeda Konawe. Agenda tersebut menjadi tindak lanjut konkret setelah sebelumnya lokasi yang sama dikunjungi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae.

Bupati Konsel Irham Kalenggo menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan kebutuhan mendesak masyarakat untuk memperlancar mobilitas dan mengurangi ketergantungan pada jalur utama yang rawan terganggu saat cuaca ekstrem.

“Ini menjadi akses terdekat. Ketika jalur utama di Pohara mengalami kendala akibat faktor alam seperti banjir dan terputus, jalur ini menjadi pilihan terbaik. Kami sudah menghitung jaraknya, dari Sabulakoa menuju Bandara Haluoleo hanya memakan waktu sekitar 30 menit,” ujar Irham.

Menurut Irham, kehadiran pihak Balai setelah kunjungan pimpinan Komisi V DPR RI menjadi pertanda kuat bahwa usulan pembangunan jembatan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Ia pun meminta seluruh elemen masyarakat, mulai dari camat, kepala desa, tokoh masyarakat hingga warga setempat untuk mendukung percepatan proses administrasi dan pembebasan lahan agar proyek strategis ini segera masuk tahap realisasi.

“Saat ini data pendukung sudah mulai berjalan. Tinggal selangkah lagi terkait pengaturan lahan, harus diatur dengan cepat agar segera ada kepastian. Ini menjadi daftar pendukung utama yang bisa mempercepat realisasi anggaran dari pusat,” tegasnya.

Optimisme serupa disampaikan Bupati Konawe Yusran Akbar. Dalam kunjungan tersebut, Yusran bahkan turun langsung menyeberangi sungai menggunakan rakit tradisional atau pincara guna melihat kondisi riil lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan jembatan.

Ia mengungkapkan, gagasan pembangunan Jembatan Sabulakoa sebenarnya telah dibahas intens bersama Bupati Konsel sejak tahun lalu sebelum akhirnya dikomunikasikan kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae.

“Ini adalah jalur tercepat menuju Kota Kendari dan Bandara Haluoleo. Dari titik penyeberangan, jaraknya kurang lebih 2,2 kilometer sudah memasuki wilayah Kabupaten Konawe, dan kami menegaskan siap untuk melakukan pengaspalan,” kata Yusran meyakinkan.

Yusran juga berharap penuh dukungan dari BPJN dan BWS agar usulan pembangunan jembatan tersebut mendapat pengawalan maksimal hingga tingkat Kementerian Pekerjaan Umum.

Di akhir peninjauan, kedua kepala daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU, pimpinan Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Gubernur Sulawesi Tenggara, serta jajaran kepala balai yang dinilai telah memberi perhatian serius terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Konawe Selatan dan Konawe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *