Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Tumpukan sampah di Pasar Wonomulyo, Jalan Suparman, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, menuai sorotan dari masyarakat, Sabtu (28/3/2026) malam.
Sampah yang menumpuk dilaporkan telah dibiarkan sejak bulan Ramadan hingga usai Hari Raya Idulfitri tanpa penanganan serius dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di pusat aktivitas ekonomi masyarakat seperti Pasar Wonomulyo. Pasar yang seharusnya menjadi tempat yang layak dan sehat justru terlihat kumuh dan tidak nyaman.
Berdasarkan pantauan warga, sampah menumpuk di sejumlah titik di kawasan Wonomulyo dan telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan dari pihak terkait.
Sejumlah warga menilai DLHK terkesan lamban dan tidak responsif terhadap keluhan masyarakat. Padahal, persoalan sampah dinilai sebagai isu mendasar yang seharusnya menjadi prioritas dalam pelayanan publik.
Salah seorang warga yang tinggal di Jalan Suparman mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai DLHK tidak menjalankan tugas secara maksimal.
“Sudah dari bulan puasa ini sampah tidak diangkut. Kami heran, apakah memang tidak ada petugas atau memang tidak diperhatikan? Ini pasar, bukan tempat pembuangan akhir,” tegasnya.
Ia juga mempertanyakan kinerja pimpinan DLHK yang dinilai belum mampu mengantisipasi persoalan sampah yang terus berulang. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan manajemen kebersihan di daerah.
Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Lingkungan pasar yang kotor dan kumuh dinilai dapat mengurangi kenyamanan, terutama bagi para pedagang yang beraktivitas setiap hari.
Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di Polewali Mandar. Mereka mendesak DLHK agar tidak hanya bersikap reaktif, tetapi juga proaktif dalam mencegah penumpukan sampah.
Selain itu, masyarakat meminta adanya transparansi dan tanggung jawab dari pihak terkait. Jika persoalan ini terus terjadi, kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dikhawatirkan akan menurun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DLHK Polewali Mandar terkait penyebab keterlambatan pengangkutan sampah di Pasar Wonomulyo. Warga berharap ada langkah konkret yang segera diambil, bukan sekadar janji tanpa realisasi.



















