Advertorial

Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju

×

Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id  — Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menghadiri kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 Mamuju yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PPS) Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Sulbar, Idham Halik, mengatakan Pemprov Sulbar memberikan dukungan penuh terhadap program nasional yang berorientasi pada peningkatan akses pendidikan sekaligus penanganan kemiskinan.

Adv

“Sekolah Rakyat Terintegrasi ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat miskin. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat,” ujar Idham, Senin (12/1/2026).

Idham menambahkan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulbar siap mendukung keberlanjutan program tersebut, khususnya pada aspek pendampingan sosial bagi peserta didik dan keluarga penerima manfaat.

Menurut dia, keberhasilan Sekolah Rakyat Terintegrasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana fisik, tetapi juga oleh dukungan sosial yang berkelanjutan bagi siswa dan keluarganya.

“Ibu Pelaksana Tugas Kepala Dinas, Darmawati, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar sekolah ini tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sosial dan pendidikan masyarakat secara berkelanjutan,” kata Idham.

Groundbreaking ini menandai dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 Mamuju yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan. Program tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *