Jakarta, Potretnusantara.co.id – Delegasi ASEAN Symposium on Higher Education mengunjungi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Rabu (23/9/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari kedua simposium.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi perguruan tinggi serta generasi muda di kawasan Asia Tenggara.
Setibanya di Gedung Kedutaan Besar Malaysia, rombongan disambut Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia, Abdul Aziz bin Abdullah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan mengenai peluang sinergi di bidang pendidikan tinggi dan kerja sama akademik Indonesia-Malaysia.
Dalam kunjungan itu, turut hadir delegasi Persatuan Mahasiswa Anak Terengganu (PERMATA) dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Delegasi mahasiswa tersebut didampingi Ismail Suardi Wekke, alumni UKM yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Komite Saintifik SEAAM.
Selain akademisi dan mahasiswa, perwakilan pemuda Indonesia juga ambil bagian dalam agenda tersebut. Ketua Umum Ruang Kolaborasi Pemuda (RKP) asal Yogyakarta, Muhammad Asri Faisal Alam, turut hadir dalam rombongan.
Keterlibatan pemuda menjadi salah satu bagian yang ditekankan dalam rangkaian simposium. Forum tersebut tidak hanya mempertemukan kalangan akademisi dan mahasiswa, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pembahasan pendidikan tinggi di tingkat regional.
“Tidak hanya dosen dan mahasiswa, tetapi juga pemuda yang menjadi pilar pendidikan tinggi,” demikian salah satu penekanan dalam rangkaian kegiatan tersebut kata Ismail Suardi Wekke.
ASEAN Symposium on Higher Education merupakan forum kolaborasi yang melibatkan berbagai unsur pendidikan tinggi, mulai dari akademisi, mahasiswa, praktisi, pimpinan perguruan tinggi, dosen hingga tenaga kependidikan.
Simposium tersebut berlangsung selama sepekan, 22–28 September 2026. Setelah menyelesaikan sejumlah agenda di Jakarta, rangkaian kegiatan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Bandung, Jawa Barat.



Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan tinggi yang lebih terhubung di kawasan Asia Tenggara.
ASEAN Symposium on Higher Education dilaksanakan melalui kolaborasi PERMATA UKM, SEAAM, BINUS University melalui FDCHT, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, serta Ruang Kolaborasi Pemuda (RKP).
“ASEAN Symposium on Higher Education menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen pendidikan, tidak hanya akademisi dan mahasiswa, tetapi juga praktisi serta unsur perguruan tinggi,” ujar Ismail Suardi Wekke, Komite Saintifik penyelenggara.














