Soppeng, Potretnusantara.co.id – Pagi yang teduh menyelimuti Lapangan Gasis Watansoppeng, Rabu (27/5/2026). Di bawah langit yang perlahan terang, ribuan warga memadati hamparan lapangan untuk menunaikan Shalat Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng. Takbir bergema bersahut-sahutan, menghadirkan suasana religius yang sarat kebersamaan dan harapan.
Shalat Iduladha berlangsung penuh khidmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, jajaran Forkopimda, para kepala SKPD, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, serta masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Soppeng.
Bertindak selaku khatib, Dr. H. Musriadi menyampaikan pesan-pesan keikhlasan dan pengorbanan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Sementara itu, lantunan imam dipimpin oleh Muh Tang Abu, Imam Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.
Dalam khutbahnya, khatib mengajak umat Islam untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, persatuan, serta semangat berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban. Nilai-nilai pengorbanan yang diajarkan para nabi disebut bukan sekadar kisah masa lalu, melainkan cahaya yang terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat itu tampak nyata di Bumi Latemmamala. Berdasarkan data dari delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng, jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 1.475 ekor, terdiri atas 1.410 ekor sapi dan 65 ekor kambing. Angka tersebut menjadi penanda kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat.
Di tengah suasana Iduladha yang hangat, Pemerintah Kabupaten Soppeng juga menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berupa seekor sapi kurban jenis limosin dengan bobot mencapai 924 kilogram.
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
“Alhamdulillah, semangat berkurban masyarakat Kabupaten Soppeng tahun ini sangat luar biasa. Ini mencerminkan tingginya rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama, sekaligus menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Soppeng.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Soppeng, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kabupaten Soppeng. Bantuan ini tentunya menjadi bentuk kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah,” tuturnya.
Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Iduladha di Soppeng tahun ini menjadi potret tentang bagaimana kebersamaan tumbuh di tengah masyarakat. Dari gema takbir, derap langkah menuju lapangan, hingga daging kurban yang nantinya dibagikan kepada sesama, semuanya menghadirkan satu pesan yang sama: bahwa kepedulian akan selalu menemukan jalannya untuk menyatukan hati.



















