Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Puskesmas Benua menggelar layanan kesehatan unggulan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat penderita penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, asma, hingga penyakit jantung.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program Konsel Setara sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang penyakit yang diderita, cara pengelolaannya, hingga pentingnya menerapkan pola hidup sehat guna mencegah komplikasi serius.
Kepala Puskesmas Benua, Ahmad Madikaria, S.Kep., Ns., mengatakan Prolanis dirancang sebagai layanan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menyukseskan program Konsel Setara dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Melalui program ini juga, pasien dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, mencegah komplikasi penyakit, serta mendapatkan dukungan sosial,” ujar Ahmad Madikaria.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kecamatan Benua. Camat Benua, Jusrin, SE., M.Si., menegaskan bahwa kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Benua sangat mendukung kegiatan ini karena kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan adanya Prolanis dan kegiatan ini kami berharap masyarakat yang menderita penyakit kronis benar-benar mendapatkan perhatian dan pendampingan yang maksimal. Di samping itu, melalui kegiatan ini dapat menunjang daripada apa yang diharapkan Bapak Bupati Konawe Selatan menuju Konsel yang sehat, cerdas, sejahtera SETARA,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama peserta Prolanis, kemudian dilanjutkan penyuluhan kesehatan oleh dokter, sesi istirahat, hingga pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Pemeriksaan penunjang juga dilakukan melalui kerja sama Puskesmas Benua dengan PT Kimia Farma guna memastikan layanan yang diberikan lebih optimal.
Menurut Ahmad Madikaria, kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami bekerja sama dengan PT Kimia Farma agar layanan yang diberikan lebih optimal dan menyeluruh,” katanya.
Sebanyak 50 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari edukasi kesehatan hingga pemeriksaan medis.
Pihak Puskesmas Benua berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, khususnya bagi penderita penyakit kronis.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan sehingga masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini,” tutup Ahmad Madikaria.













