Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe Selatan mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS, mengatakan genangan air yang muncul setelah hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Menurut Nurlita, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran kasus DBD di tengah perubahan cuaca dan tingginya curah hujan.
“Hujan memang membawa kesejukan, namun genangan yang tertinggal di barang bekas atau wadah terbuka adalah ‘bom waktu’ bagi kesehatan kita. Saya menghimbau masyarakat untuk segera melakukan pemeriksaan lingkungan pasca hujan. Jangan biarkan ada setetes pun air yang terperangkap menjadi sarang nyamuk,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menegaskan, gerakan pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara kolektif mulai dari lingkungan rumah tangga hingga fasilitas umum.
“DBD bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan semata. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kalau masyarakat disiplin menjaga kebersihan lingkungan, maka risiko penyebaran DBD bisa ditekan secara signifikan,” kata Nurlita.
Selain itu, Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
“Langkah sederhana seperti menguras bak mandi dan membersihkan talang air sering dianggap sepele, padahal itu sangat menentukan. Nyamuk DBD berkembang sangat cepat, terutama saat musim hujan seperti sekarang,” tambahnya.
Nurlita juga meminta masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, hingga muncul bintik merah pada kulit.
“Jangan menunggu kondisi parah baru ke rumah sakit. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan pasien,” tegasnya.
Dinkes Konawe Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat agar potensi lonjakan kasus DBD selama musim penghujan dapat dicegah sedini mungkin.














