Maumere, Potretnusantara.co.id – Di balik Meja Hijau Peradilan, ada orang-orang yang meniti jalan pengabdian bukan dengan sorotan, melainkan dengan ketekunan yang pelan namun panjang. Salah satunya adalah Tommi, S.H.I., sosok hakim dan birokrat peradilan yang kini resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Pengadilan Agama Maumere.
Sebelumnya, Tommi dikenal sebagai Ketua Pengadilan Agama Palopo, jabatan yang diembannya sejak 11 Februari 2022. Kini, tongkat estafet pengabdian itu berlanjut ke Flores, tepatnya di Pengadilan Agama Maumere, terhitung mulai 4 Mei 2026. Sebuah perpindahan tugas yang bagi aparatur Mahkamah Agung bukan sekadar mutasi, melainkan bagian dari perjalanan panjang menjaga marwah hukum dan pelayanan masyarakat.
Lahir di Luwu pada 17 Mei 1979, Tommi tumbuh dari lingkungan sederhana yang dekat dengan nilai pendidikan dan kedisiplinan. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 113 Salutubu, Kabupaten Luwu. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan menengah di Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo, mulai dari tingkat Tsanawiyah hingga Aliyah. Selama 6 tahun di lingkungan pesantren, itulah yang membentuk karakter religius dan kedisiplinannya.
Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut ke bangku Perguruan Tinggi di UIN Alauddin Makassar. Dari kampus Islam negeri itu, Tommi menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) dan menyandang gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I.), yang kemudian menjadi fondasi awal pengabdiannya di dunia peradilan agama.
Karier Tommi di lingkungan Mahkamah Agung dimulai dari bawah. Ia tercatat sebagai Calon Hakim di Pengadilan Agama Takalar sejak 1 April 2006. Setahun berselang, ia mulai menapaki dunia teknis peradilan secara lebih serius. Dari Takalar, langkah pengabdiannya terus bergerak dari satu daerah ke daerah lain membawa pengalaman, sekaligus memahami wajah masyarakat yang berbeda-beda.
Pada 16 Juli 2009, Tommi dipercaya sebagai Hakim Tingkat Pertama di Pengadilan Agama Mamuju. Tiga tahun kemudian, tepatnya 14 November 2012, ia berpindah tugas sebagai Hakim Tingkat Pertama di Pengadilan Agama Majene. Kariernya terus berkembang hingga pada 13 Januari 2017, ia kembali bertugas sebagai Hakim Tingkat Pertama di Pengadilan Agama Palopo.
Pengalaman dan rekam jejak itu kemudian membawanya naik ke posisi pimpinan. Pada 28 Mei 2019, Tommi dipercaya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Labuan Bajo. Tak butuh waktu lama, ia kemudian diamanahkan sebagai Ketua Pengadilan Agama Labuan Bajo sejak 6 Agustus 2020.
Dari Labuan Bajo, perjalanan pengabdiannya berlanjut ke Kota Palopo sebagai Ketua Pengadilan Agama Palopo pada Februari 2022. Dan kini, tahun 2026 menjadi babak baru bagi Tommi setelah resmi mengemban amanah sebagai Ketua Pengadilan Agama Maumere.
Dalam dunia birokrasi, jabatan memang bisa berpindah. Tetapi pengabdian adalah jejak yang tinggal. Dan bagi Tommi, perjalanan dari Takalar, Mamuju, Majene, Labuan Bajo, Palopo hingga Maumere tampaknya bukan sekadar daftar mutasi melainkan rangkaian panjang tentang kesetiaan pada tugas, hukum, dan pelayanan masyarakat.
Penulis: S PNs













