Jakarta, Potretnusantara.co.id – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan semakin menghangat. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dengan sapaan akrabnya “Appi”, dikabarkan mendapat panggilan khusus dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Pertemuan tersebut disebut terjadi setelah adanya arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, bersama Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham. Kabar ini pun dibenarkan oleh Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara.
“Betul. Pak Appi sekarang di Jakarta. Beliau dipanggil oleh DPP Golkar,” ujar Victor merespons isu pertemuan tersebut, Minggu (3/5/2026).
Menurut Victor, komunikasi antara kader di daerah dan elite DPP Golkar belakangan semakin intens. Hal ini dinilai sebagai tanda bahwa proses penentuan arah kepemimpinan Golkar Sulsel mulai memasuki fase krusial.
Musda Golkar Sulsel sendiri direncanakan berlangsung pada Mei 2026. Menariknya, Sulawesi Selatan diproyeksikan menjadi penutup rangkaian Musda Golkar di seluruh Indonesia.
“Saya percaya Ketua DPD I (Muhidin), sudah menyampaikan Musda digelar Mei. Sekarang sudah masuk Mei, berarti bulan ini. Dan Sulsel menjadi penutup Musda seluruh Indonesia, itu luar biasa,” ujarnya.
Di sisi lain, dukungan terhadap Munafri Arifuddin terus menguat. Victor menyebut mayoritas Ketua DPD II kabupaten/kota telah menyatakan komitmen untuk mengawal Appi dalam kontestasi Musda.
“21 bahkan bisa bertambah jadi 22. Karena kenapa saya bilang bisa bertambah? Karena sudah ada sounding dari satu ini, tapi saya tidak mau bilang siapa,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan masih ada satu DPD II yang telah memberi sinyal dukungan, meski belum disampaikan secara tertulis. Hingga kini, tersisa beberapa daerah seperti Barru, Parepare, dan Bone yang belum menentukan sikap.
Victor menegaskan bahwa soliditas dukungan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan Golkar Sulsel ke depan.
“Dan saya orang yang berkomitmen. Kalau sudah memberikan dukungan, tidak akan berubah, kecuali ada diskresi dari Ketua Umum,” tegas Vicktor.
Sementara itu, Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, memastikan bahwa pihaknya telah siap menggelar Musda. Namun, pelaksanaan masih menunggu restu dari Ketua Umum DPP Golkar.
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah agenda konsolidasi internal masih perlu dirampungkan, termasuk pertemuan daerah pemilihan Sulsel II di Kabupaten Soppeng.
Secara nasional, hampir seluruh daerah telah menyelesaikan Musda, menyisakan Sulawesi Selatan sebagai penutup. Tingginya dinamika internal di Sulsel disebut menjadi salah satu alasan mengapa proses ini membutuhkan waktu lebih panjang.
“Memang punya dinamika tinggi. Itu bagus, artinya orang mencintai partai. Tinggal bagaimana kita satukan supaya satu bahasa yang keluar,” pungkasnya.












