Pendidikan

Prof Sukardi Weda Hadir dalam Pendaftaran Prof Suwardi Annas, Ph.D., sebagai Bakal Calon Rektor UNM

×

Prof Sukardi Weda Hadir dalam Pendaftaran Prof Suwardi Annas, Ph.D., sebagai Bakal Calon Rektor UNM

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Guru Besar Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Sukardi Weda, turut hadir dalam proses pendaftaran Prof. Drs. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., sebagai bakal calon Rektor UNM periode 2027–2031, Rabu (7/10/2026).

Prof. Suwardi Annas yang juga Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM, datang ke lokasi pendaftaran di Gedung Pinisi, Lantai 14 Menara Pinisi UNM, bersama lebih dari 100 orang pendukung.

Rombongan tersebut terdiri atas sejumlah guru besar, dekan fakultas di lingkungan UNM, dosen, tenaga kependidikan, perwakilan fakultas, serta mahasiswa.

Suwardi Annas menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kebersamaan para guru besar, kolega, sahabat, serta sivitas akademika UNM yang turut mengantarnya dalam proses pendaftaran.

Menurut Suwardi, kehadiran para kolega tersebut tidak semata-mata menunjukkan jumlah rombongan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan lintas disiplin dan fakultas di lingkungan UNM.

Pada prosesi tersebut tampak sejumlah profesor senior, di antaranya mantan Direktur Pascasarjana UNM yang juga Ketua Majelis Profesor UNM, Prof. Dr. Jasruddin. Hadir pula mantan Wakil Rektor I UNM, Prof. Dr. rer. nat. H. Muharram, M.Si., Wakil Rektor II UNM Prof. Hartati, serta mantan Dekan FMIPA UNM Prof. Hamzah Upu.

Sejumlah guru besar lainnya juga terlihat hadir, antara lain Prof. Syamsul Bahri Thalib dari Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Syamsul Kamaruddin dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Prof. Chalid Imran Musa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Arief Tiro dari FMIPA, Prof. Azis Ahmad dari Fakultas Seni dan Desain, serta Prof. Jumadi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.

Di antara para pengantar tersebut juga tampak Prof. Dr. Sukardi Weda, yang merupakan salah satu bakal calon Rektor UNM periode 2027–2031.

Sukardi Weda sebelumnya telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNM pada Senin (28/9/2026). Kehadirannya dalam pendaftaran Suwardi Annas merupakan bentuk dukungan dan kebersamaan sebagai kolega dalam proses Pemilihan Rektor UNM.

Sukardi mengatakan dirinya dan Suwardi telah cukup lama bersama dalam menjalankan pengabdian di UNM, baik sebagai dosen maupun dalam struktur pimpinan universitas.

“Saya adalah akademisi yang moderat dan berpikir inklusif. Ketika Prof. Dr. Suwardi Annas, yang juga salah satu bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), mengajak saya untuk membersamai beliau dalam proses pendaftarannya sebagai bakal calon Rektor UNM, saya menyambut gembira ajakan itu,” ujar Sukardi.

Ia menuturkan, hubungan kolegial dengan Suwardi telah terjalin sejak lama. Sukardi juga pernah berinteraksi secara intensif dengan Suwardi ketika dirinya menjabat sebagai Wakil Rektor UNM bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

“Beliau, Prof. Dr. Suwardi Annas, yang juga kolega saya, cukup lama bersama dalam suka duka pengabdian di UNM, baik sebagai dosen maupun sebagai bagian dari pimpinan UNM. Ketika saya menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, saya acapkali berinteraksi dan bersama dengan beliau, yang saat itu beliau menjabat sebagai Dekan FMIPA UNM,” katanya.

Menurut Sukardi, kedekatan dan persahabatan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya bersedia hadir dan mendampingi Suwardi dalam proses pendaftaran.

“Kebersamaan dan persahabatan inilah yang membuat saya terpanggil untuk membersamai beliau dalam pencalonannya,” ungkapnya.

Sukardi juga menceritakan bahwa keputusan untuk hadir mendampingi Suwardi diambil setelah mendapat ajakan secara langsung dari koleganya tersebut.

“Ketika Senin malam, beliau hubungi saya sebagai seorang sahabat. Ketika itu beliau berharap untuk membersamai beliau dalam pendaftarannya, dan saya mengiyakan. Padahal saat itu saya sedang di Bandara Sultan Hasanuddin menuju Jakarta dan Selasa malam saya balik ke Makassar demi untuk membersamai beliau,” tuturnya.

Dalam konteks Pilrek UNM 2027–2031, Sukardi menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di antara para kandidat dan seluruh sivitas akademika.

“Dalam Pilrek ini, kita perlu saling menguatkan, saling memajukan, membangun soliditas, kebersamaan, kekeluargaan, dan inilah yang paling utama, untuk menjadikan UNM sebagai perguruan tinggi yang berdampak kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pencalonannya sebagai bakal calon Rektor UNM, Sukardi mengatakan telah menyiapkan visi, misi, serta program kerja yang akan dipaparkan kepada sivitas akademika UNM, khususnya anggota Senat Universitas.

“Visi, misi dan program kerja saya siap untuk dipaparkan di depan civitas academica UNM, terutama kepada para anggota Senat terhormat,” katanya.

Ia berharap para anggota Senat dapat mempertimbangkan visi dan program kerja masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan dalam proses Pemilihan Rektor UNM.

“Insya Allah para anggota Senat terhormat akan melihat visi dan program kerja yang diusung oleh setiap kandidat sebelum menjatuhkan pilihan. Oleh karena itu, sebagai salah satu bakal calon Rektor UNM, saya yakin dengan visi dan program kerja strategis yang saya usung. Semoga saja dapat mengetuk hati para Senator untuk menjatuhkan pilihan mereka kepada saya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *