PemerintahanPendidikan

Dari Birokrasi ke Kampus, Aco Musaddad Resmi Jadi Dosen STAIN Majene

×

Dari Birokrasi ke Kampus, Aco Musaddad Resmi Jadi Dosen STAIN Majene

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusanatara.co.id – Setelah puluhan tahun berkiprah di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Dr. Aco Musaddad HM, M.Ag., M.Si., memasuki babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Terhitung sejak 1 Oktober 2026, ia resmi bertugas sebagai dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene.

Peralihan tersebut membawa pengalaman panjang Aco Musaddad di pemerintahan ke ruang akademik. Ia selama ini dikenal sebagai birokrat yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Polewali Mandar, sekaligus aktif dalam kegiatan akademik, penulisan, seminar, dan kegiatan keagamaan.

Sebelum beralih tugas ke STAIN Majene, posisi definitif terakhir yang dijabat Aco Musaddad adalah Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan.

Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Polman sejak Juni 2026.

Kariernya di lingkungan Pemkab Polman juga mencakup jabatan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP), Plt. Kepala sekaligus Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinpopar), serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Polman.

Pengalaman tersebut membuat Aco Musaddad tidak hanya berkutat pada urusan administrasi pemerintahan, tetapi juga terlibat dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, komunikasi publik, hingga pengembangan sektor kepemudaan dan pariwisata.

Di kalangan birokrasi Sulawesi Barat, ia juga dikenal aktif mendorong sejumlah inovasi. Beberapa di antaranya Sekolah Pengantin pada 2018, Gerakan Pembangunan SIPAMANDAQ pada 2014–2016, Out Office Service pada masa pandemi Covid-19 pada 2020, KKN Kolaboratif Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif pada 2023 yang disebut memperoleh Hak Kekayaan Intelektual, serta pengembangan Satu Data Kemiskinan (SDK) Sulawesi Barat pada 2025.

Selain aktivitas birokrasi, Aco Musaddad aktif menulis artikel di media dan jurnal serta menghasilkan sejumlah buku. Ia juga kerap menjadi pembicara dalam seminar dan kegiatan akademik serta mengisi ceramah keagamaan di sejumlah masjid.

Dengan latar belakang pendidikan doktoral di bidang Studi Islam dan pengalaman panjang di pemerintahan, kepindahannya ke STAIN Majene membuka ruang bagi penggabungan pengalaman praktis birokrasi dengan kajian akademik.

Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam memahami hubungan antara teori, tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Peralihan tugas ini sekaligus menandai perubahan ruang pengabdian Aco Musaddad. Dari lingkungan birokrasi pemerintahan daerah, kini ia melanjutkan pengabdiannya melalui dunia pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *