News

14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan, HMI Desak Dapur Ditutup

×

14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan, HMI Desak Dapur Ditutup

Sebarkan artikel ini

Mamasa, Potretnusanatara.co.id – Sebanyak 14 siswa SMPN 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makanan Bergizi (MBG). Para siswa disebut harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tabulahan.

Insiden tersebut mendapat sorotan dari HMI Badko Sulawesi Barat. Organisasi mahasiswa itu mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan MBG, termasuk meminta pihak berwenang mengambil tindakan terhadap pengelola dapur penyedia makanan.

Kabid PTKP HMI Badko Sulbar menilai kejadian tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena menyangkut keselamatan siswa sebagai penerima manfaat program.

HMI Badko Sulbar mendesak pihak berwenang mencopot Kepala SPPG dan ahli gizi yang bertugas di lokasi tersebut. Mereka juga meminta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan MBG turut dievaluasi.

Selain itu, HMI meminta operasional dapur MBG di Tabulahan dihentikan sementara hingga proses evaluasi dan investigasi terhadap insiden tersebut selesai dilakukan.

“Keselamatan dan kesehatan para siswa adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar. Kejadian yang menimpa 14 siswa SMPN 1 Tabulahan ini membuktikan adanya kecerobohan sistematis dalam pengawasan standar gizi dan kebersihan makanan. Kami mendesak adanya langkah tegas berupa pencopotan pihak-pihak bertanggung jawab serta penutupan dapur MBG tersebut,” ujar Kabid PTKP HMI Badko Sulbar, Senin (28/9/2026).

HMI juga meminta dinas terkait bersama aparat penegak hukum mengusut penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah makanan yang dikonsumsi para siswa berkaitan dengan kondisi kesehatan yang mereka alami.

Selain persoalan penyebab kejadian, HMI meminta standar kebersihan, keamanan pangan, serta kelayakan makanan dalam program MBG di Sulawesi Barat diperiksa secara menyeluruh.

HMI Badko Sulbar menyatakan akan mengawal penanganan kasus tersebut hingga ada langkah dari pihak berwenang dan kepastian mengenai keselamatan siswa penerima manfaat program MBG.(*/ifn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *