News

Camat Pattallassang Apresiasi Prestasi Muh. Fareza Siswa Sekolah Rakyat, Juara I FLS3N Kabupaten Gowa

×

Camat Pattallassang Apresiasi Prestasi Muh. Fareza Siswa Sekolah Rakyat, Juara I FLS3N Kabupaten Gowa

Sebarkan artikel ini

Gowa, Potretnusantara.co.id – Prestasi yang diraih Muh. Fareza sebagai Juara I Lomba Menulis Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Gowa menyimpan kisah perjuangan yang tidak banyak diketahui publik. Di balik keberhasilannya, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan, dukungan keluarga, serta peran berbagai pihak yang turut membimbingnya menuju perubahan.

Cerita tersebut diungkapkan oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gowa, Muhammad Fadhil, yang mengikuti proses perkembangan Fareza sejak beberapa tahun lalu.

Menurut Fadhil, saat masih duduk di bangku kelas VIII di salah satu Sekolah di Kabupaten Gowa, Fareza sempat terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang kurang baik. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas menjadi salah satu faktor yang membuatnya rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Pada waktu itu, ibunya datang menemui saya dan menceritakan kondisi Fareza yang sudah cukup jauh terlibat dalam pergaulan yang tidak sehat. Sebagai orang tua, beliau tentu sangat khawatir dan meminta masukan terkait langkah terbaik yang harus diambil,” ujar Fadhil saat diwawancarai, Kamis (25/6/2026).

Melihat kondisi tersebut, Fadhil kemudian menyarankan agar Fareza melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 24 Gowa yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Anwar, S.Pd.I.

“Saya melihat SRMP 24 Gowa memiliki sistem pembinaan yang baik, baik dari sisi pendidikan maupun pembentukan karakter. Karena itu saya menyarankan agar Fareza diberikan kesempatan untuk bersekolah di sana,” katanya.

Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam kehidupan Fareza. Di lingkungan sekolah yang baru, ia mulai mendapatkan pendampingan yang lebih intensif dari para guru, wali asuh, dan pengelola asrama.

Fadhil menilai keberhasilan Fareza saat ini tidak terlepas dari empat faktor utama. Pertama, dukungan dan doa orang tua yang terus menginginkan perubahan positif bagi anaknya. Kedua, pendampingan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SRMP 24 Gowa yang secara konsisten membina peserta didik.

Ketiga, perhatian dan komitmen Kepala SRMP 24 Gowa bersama seluruh jajaran guru dalam mengelola Sekolah Rakyat yang merupakan program yang diprakarsai Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Keempat, adanya tekad kuat dari Fareza sendiri untuk meninggalkan lingkungan pergaulan yang buruk dan memperbaiki masa depannya.

“Yang paling penting adalah kemauan dari Fareza sendiri untuk berubah. Dia berusaha melepaskan diri dari pergaulan yang selama ini menghambat perkembangan dirinya,” jelas Fadhil.

Ia juga menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif bagi generasi muda.

“Kalau kita bergaul dengan penjual parfum, besar kemungkinan kita ikut harum. Artinya, memilih teman dan lingkungan pergaulan itu sangat menentukan arah kehidupan seseorang,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Pattallassang, A. Pangeran Zubair, SE, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Fareza. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang tepat dan pembinaan yang berkelanjutan mampu mengubah masa depan seorang anak.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Muh. Fareza yang berhasil meraih Juara I FLS3N tingkat Kabupaten Gowa. Ini merupakan capaian yang membanggakan dan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan Fareza, mulai dari Pendamping PKH, tenaga pendidik, wali asuh, hingga pengelola asrama di SRMP 24 Gowa.

Menurut Zubair, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi anak-anak.

Keberhasilan Fareza kini menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah dan berprestasi ketika mendapatkan dukungan, pembinaan, serta lingkungan yang tepat. Dari seorang remaja yang sempat terjebak dalam pergaulan negatif, Fareza berhasil membuktikan bahwa masa depan dapat diubah melalui pendidikan, kerja keras, dan tekad untuk menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *