Pendidikan

Mahasiswa FMIPA Unsulbar Mengabdi di Desa Betteng, Dari Pendataan Warga hingga Rancang Website Desa

×

Mahasiswa FMIPA Unsulbar Mengabdi di Desa Betteng, Dari Pendataan Warga hingga Rancang Website Desa

Sebarkan artikel ini

Majene, Potretnusanatara.co.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sulawesi Barat menuntaskan program pengabdian masyarakat bertajuk “Akar Sains”  di Desa Betteng, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Kegiatan berlangsung selama sepekan, sejak 15 hingga 21 Juni 2026.

Program ini melibatkan mahasiswa dari empat program studi, yakni Statistika, Matematika, Aktuaria, dan Bioteknologi. Mereka menjalankan sejumlah kegiatan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat desa, mulai dari sektor pertanian, pendidikan, hingga penguatan tata kelola data desa.

Di bidang pertanian, mahasiswa memberikan pendampingan kepada warga terkait praktik budidaya yang dinilai lebih efektif. Sementara itu, pada sektor sosial, mereka melakukan pendataan masyarakat yang diharapkan dapat menjadi basis perencanaan pembangunan desa yang lebih terukur.

Kontribusi mahasiswa juga menyasar sektor pendidikan melalui kegiatan belajar dan edukasi bagi pelajar serta masyarakat. Tak hanya itu, tim pengabdian mulai menyusun rancangan pembuatan website desa sebagai langkah awal mendukung digitalisasi layanan dan informasi publik di Desa Betteng.

Selain program utama, mahasiswa turut terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial bersama warga. Mereka menggelar kerja bakti lingkungan, membuat penanda batas dusun, serta membangun tempat sampah di beberapa titik sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan.

Biro Humas BEM FMIPA Unsulbar, Roni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan organisasi mahasiswa di lingkungan FMIPA. Namun, pelaksanaan tahun ini memiliki nilai berbeda karena untuk pertama kalinya seluruh himpunan mahasiswa berkolaborasi dalam satu program pengabdian bersama.

“Akar Sains menjadi ruang kolaborasi lintas program studi untuk memperkuat sinergi mahasiswa sekaligus memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat,” kata Roni, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut berakhir pada hari Minggu serta menjadi hari penutupan Program “Akar Sains”. Pada kegiatan penutupandan Kepala Desa Betteng serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut hadir pada kegiatan penutupan. Dalam kesempatan itu, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa yang dinilai memberi kontribusi positif bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan mahasiswa selama sepekan ini cukup membantu masyarakat. Mulai dari pendataan warga, kegiatan pendidikan, hingga gagasan pengembangan website desa. Kami berharap kolaborasi semacam ini tidak berhenti sampai di sini,” kata Kepala Desa Betteng.

Melalui program tersebut, kerja sama BEM FMIPA Unsulbar dengan masyarakat dan pemerintah desa dapat terus berlanjut. Pengabdian masyarakat, menurut mereka, tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga sarana menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *