AgamaPendidikanReligi

Kewajiban Ilmu Dalam Amalan Agama

×

Kewajiban Ilmu Dalam Amalan Agama

Sebarkan artikel ini

Oleh: Dr. Muh. Zulkarnain Mubhar, M.Th.I

(Wakil Ketua KMM-MT-PWM Sulsel; Wakil Ketua MTT-PDM Kab. Sinjai; Wakil Ketua DPD BAKOMUBIN Kab. Sinjai; Pimpinan BAZNAS Kab. Sinjai)

Khutbah Jumat, Potretnusantara.co.id

Khutbah Pertama:

الحمد لله الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Islam adalah agama ilmu. Tidak ada ibadah yang diterima oleh Allah kecuali dilakukan di atas ilmu yang benar. Banyak manusia bersemangat beramal, tetapi amalnya tidak sesuai dengan tuntunan syariat. Sebagian rajin beribadah, namun tidak mengetahui hukum-hukumnya. Sebagian lagi mengajak kepada agama, tetapi tidak memahami dalil-dalilnya. Akibatnya, niat yang baik tidak selalu menghasilkan amal yang benar.

Karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memulai perintah agama dengan ilmu sebelum amal. Allah berfirman:

﴿فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ﴾
“Maka ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu.” (QS. Muhammad: 19)

Perhatikan ayat ini. Allah mendahulukan perintah “ketahuilah” sebelum perintah beramal berupa istighfar. Ini menunjukkan bahwa ilmu harus mendahului ucapan dan perbuatan.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Para ulama menjelaskan bahwa amal yang diterima memiliki dua syarat. Pertama, ikhlas karena Allah. Kedua, sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kesesuaian dengan sunnah tidak mungkin dicapai tanpa ilmu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ»
“Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak berdasarkan perintah kami, maka amalan itu tertolak.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi peringatan bahwa semangat beragama saja tidak cukup. Amal harus dibangun di atas ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Hadirin Jamaah Jum’at yang berbahagia,

Kewajiban menuntut ilmu bukan hanya bagi para ulama dan penuntut ilmu di pesantren. Setiap muslim wajib mempelajari ilmu yang berkaitan dengan ibadah dan kewajibannya. Seorang yang hendak shalat wajib mengetahui tata cara shalat yang benar. Seorang yang hendak berpuasa wajib memahami hukum puasa. Seorang pedagang wajib mengetahui hukum jual beli agar terhindar dari riba dan penipuan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ»
“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Ilmu yang wajib dipelajari adalah ilmu yang diperlukan untuk memperbaiki akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah sehari-hari.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Salah satu penyakit zaman ini adalah banyak orang lebih cepat berbicara daripada belajar. Banyak yang berani berfatwa tanpa ilmu. Banyak yang menyebarkan informasi agama tanpa tabayyun dan tanpa merujuk kepada para ulama. Padahal Allah telah memperingatkan:

﴿وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا﴾

“Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui ilmunya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.” (QS. Al-Isra’: 36)

Karena itu, seorang mukmin harus membangun kehidupannya di atas ilmu. Belajar sebelum berbicara. Belajar sebelum beramal. Belajar sebelum mengajak orang lain.

Imam Al-Bukhari rahimahullah membuat sebuah bab dalam kitab shahihnya dengan berkata:
“العِلْمُ قَبْلَ القَوْلِ وَالعَمَلِ”
“Ilmu sebelum perkataan dan perbuatan.”

Inilah manhaj para nabi, para sahabat, dan para ulama salaf.

Marilah kita jadikan majelis ilmu sebagai kebutuhan hidup. Luangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an, mempelajari hadis, menghadiri kajian, dan bertanya kepada ahlinya ketika tidak mengetahui suatu hukum. Sebab ilmu adalah cahaya yang membimbing amal menuju keridhaan Allah.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

___________________

Khutbah Kedua:

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فاتقوا الله عباد الله.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Ilmu adalah warisan para nabi. Harta akan habis karena dibelanjakan, sedangkan ilmu akan bertambah ketika diajarkan. Orang yang berilmu akan lebih takut kepada Allah, lebih benar ibadahnya, dan lebih lurus jalannya. Allah Ta’ala berfirman:
﴿إِنَّمَا يَخْشَى اللّٰهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ﴾
“Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya adalah para ulama.” (QS. Fatir: 28)

Maka janganlah kita merasa cukup dengan pengetahuan agama yang sedikit. Teruslah belajar hingga akhir hayat. Jadikan rumah-rumah kita hidup dengan Al-Qur’an, hadis, dan majelis ilmu. Didik anak-anak kita dengan ilmu syar’i agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman dan beramal dengan benar.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ»
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan memahamkannya tentang agama.” (Muttafaq ‘Alaih)

Darinya itu, pada hari yang mulia ini, marilah kita bermunajat kepada Allah SWT, memohon ampunan hidayah-Nya agar kita senantiasa dikaruniakan ilmu untuk diamalkan sesuai petunjukNya dan tuntunan Rasullullah Saw,

اللهم صلى وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه كما صليت وسلمت على ابراهيم وعلى آل ابراهيم إنك حميد مجيد

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات.

اللهم علمنا ما ينفعنا وانفعنا بما علمتنا وزدنا علمًا وهدىً وتقوى.

اللهم ارزقنا علمًا نافعًا وعملًا صالحًا ورزقًا طيبًا متقبلًا.

اللهم أصلح أئمتنا وولاة أمورنا، وأصلح أحوال المسلمين في كل مكان.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله،
﴿إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ﴾
فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

Editor: S PNs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *