DaerahNews

Ekonomi Soppeng Melesat 9,39 Persen, Masuk 5 Besar Pertumbuhan Tertinggi di Sulsel Saat Pencanangan Sensus Ekonomi 2026

×

Ekonomi Soppeng Melesat 9,39 Persen, Masuk 5 Besar Pertumbuhan Tertinggi di Sulsel Saat Pencanangan Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Kabupaten Soppeng kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Soppeng berhasil menempati peringkat kelima daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada Triwulan I Tahun 2026 dengan capaian 9,39 persen (year-on-year), jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional.

Capaian tersebut terungkap dalam kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadiri Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang menjadi titik awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 itu dihadiri kepala daerah se-Sulawesi Selatan dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan perkembangan perekonomian Sulawesi Selatan pada Triwulan I Tahun 2026 sekaligus menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan secara nasional.

Menurutnya, sensus ekonomi memiliki peran vital sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai sektor. Kehadiran data yang lengkap dan berkualitas dinilai semakin penting di tengah perubahan pola ekonomi masyarakat yang terus berkembang, termasuk meningkatnya aktivitas ekonomi berbasis digital.

“Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mendata seluruh aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi, termasuk pergeseran aktivitas perdagangan ke platform digital, menuntut hadirnya data yang lebih komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Pada agenda tersebut, BPS juga merilis daftar 10 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan. Kabupaten Soppeng berhasil menempati posisi kelima dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 9,39 persen (year-on-year).

Angka tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan yang tercatat sebesar 6,88 persen, bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,61 persen.

Kinerja ekonomi Soppeng juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 3,33 persen pada 2023, meningkat menjadi 4,06 persen pada 2024, kemudian naik lagi menjadi 4,77 persen pada 2025, sebelum melonjak signifikan menjadi 9,39 persen pada Triwulan I Tahun 2026.

Tak hanya mencatat pertumbuhan tinggi, Kabupaten Soppeng juga dinilai berhasil menjaga pemerataan hasil pembangunan. Berdasarkan data BPS, Soppeng meraih penghargaan sebagai daerah dengan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) terbaik di Sulawesi Selatan Tahun 2025 dengan nilai 0,331.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima penghargaan sekaligus dana insentif sebesar Rp150 juta dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Soppeng tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga inklusif, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengajak seluruh kepala daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat serta dukungan aktif kepada petugas BPS agar proses pendataan berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen pembangunan yang telah berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi daerah.

“Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 9,39 persen ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh masyarakat Kabupaten Soppeng. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pembangunan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai instrumen strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan modal pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tingkat pemerataan yang baik, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis mampu menjaga momentum pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *