DaerahNews

LMND Palopo: Rongkong Bukan Tanah Kosong, Tolak Geotermal Yang Mengancam Ruang Hidup Rakyat

×

LMND Palopo: Rongkong Bukan Tanah Kosong, Tolak Geotermal Yang Mengancam Ruang Hidup Rakyat

Sebarkan artikel ini

Palopo, Potretnusantara.co.id – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Palopo (Ek-LMND Palopo) menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan Mahasiswa, Pemuda, Petani, Masyarakat adat, dan seluruh rakyat Rongkong yang menolak rencana proyek geotermal di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (6/6/2026).

Menurut LMND, penolakan yang dilakukan rakyat Rongkong merupakan bentuk perlawanan yang sah terhadap berbagai kebijakan pembangunan yang berpotensi mengorbankan kepentingan rakyat demi kepentingan modal dan investasi.

Sekretaris Kota LMND Palopo, Adrianto, menegaskan bahwa tanah, air, hutan, dan seluruh kekayaan alam harus dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan menjadi alat akumulasi keuntungan segelintir pihak.

“Rongkong bukan tanah kosong yang bisa diperlakukan sesuka hati oleh pemilik modal. Di sana ada rakyat yang hidup dari pertanian, ada masyarakat adat yang menjaga warisan leluhur, ada sumber-sumber air yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Ketika ruang hidup rakyat terancam, maka perlawanan adalah hak yang harus diperjuangkan”, tegas Adrianto.

Menurutnya, pembangunan yang mengabaikan suara rakyat hanya akan melahirkan konflik dan ketidakadilan. Karena itu, pemerintah harus menghentikan cara pandang pembangunan yang menempatkan investasi di atas keselamatan rakyat.

“Kami menolak logika pembangunan yang menjadikan rakyat sekadar penonton di tanahnya sendiri. Kemajuan yang sesungguhnya adalah ketika rakyat menjadi subjek pembangunan, bukan korban pembangunan. Negara harus berdiri bersama rakyat, bukan menjadi fasilitator bagi kepentingan yang mengancam ruang hidup masyarakat”, lanjutnya.

LMND Kota Palopo juga menyerukan persatuan gerakan mahasiswa, organisasi rakyat, komunitas lingkungan hidup, dan seluruh elemen progresif di Tana Luwu untuk memperkuat solidaritas bersama rakyat Rongkong.

“Perjuangan Rongkong bukan hanya perjuangan masyarakat Rongkong. Ini adalah perjuangan seluruh rakyat yang ingin mempertahankan tanah, air, dan masa depannya dari berbagai bentuk eksploitasi yang mengancam keberlanjutan hidup masyarakat. Ketika rakyat bergerak mempertahankan ruang hidupnya, mahasiswa harus berdiri di barisan terdepan bersama rakyat”, tambahnya.

LMND  Palopo menegaskan bahwa perjuangan mempertahankan ruang hidup merupakan bagian dari perjuangan yang lebih luas untuk mewujudkan keadilan sosial, demokrasi yang sejati, dan pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada rakyat.

Sumber: Ek-LMND Palopo

Editor: S PNs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *