Jakarta, Potretnusantara.co.id – Ketua Umum Relawan Muda Pro Prabowo, Rudi Sahabuddin, mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, sikap Presiden yang tidak memberikan toleransi terhadap penyimpangan merupakan bukti nyata keberpihakan kepada rakyat dan komitmen untuk memastikan program strategis nasional berjalan tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudi menanggapi arahan Presiden Prabowo dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
“Pidato Presiden Prabowo menunjukkan kualitas kepemimpinan yang tegas, berani, dan berpihak sepenuhnya kepada kepentingan rakyat. Ketika Presiden mengatakan tidak ingin uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian bagi siapa pun yang melakukan penyimpangan, itu adalah pesan yang sangat kuat bagi seluruh pelaksana program pemerintah,” ujar Rudi Sahabuddin, Jumat (5/6/2026).

Rudi menilai langkah Presiden untuk melakukan evaluasi dan pergantian terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak mampu menjalankan amanah dengan baik merupakan keputusan yang tepat demi menjaga kredibilitas Program MBG.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi besar untuk masa depan generasi Indonesia. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat harus memiliki integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian yang tinggi. Kami mendukung penuh langkah Presiden dalam memastikan program ini dikelola secara profesional dan bersih,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi mengaku terkesan dengan pesan Presiden yang mengingat kembali nasihat almarhum Prof. Sumitro Djojohadikusumo agar selalu berpihak kepada rakyat dalam setiap pengambilan keputusan.
“Pesan tersebut menggambarkan karakter kepemimpinan Presiden Prabowo yang selalu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Ini bukan sekadar program makan gratis, tetapi upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas,” ungkapnya.
Menurut Rudi, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh anggaran yang besar, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Karena itu, ia mendukung arahan Presiden kepada para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan pengelola dapur MBG agar menjaga loyalitas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Kami optimistis Program MBG akan berhasil karena Presiden memberikan perhatian yang sangat serius terhadap tata kelola dan pengawasannya. Ketegasan ini justru menjadi jaminan bahwa manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Rudi.
Rudi juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung pelaksanaan Program MBG sebagai salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.
“Mari kita kawal bersama program ini. Ketika Presiden memimpin langsung pengawasan dan tidak mentoleransi penyimpangan, masyarakat memiliki alasan kuat untuk optimistis bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan menjadi salah satu legacy terbaik bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.













