Makassar, Potretnusantara.co.id – Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Event olahraga yang diikuti ribuan peserta tersebut dinilai berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makassar.
Sejumlah pemberitaan juga menempatkan Makassar Half Marathon sebagai salah satu ajang lari terbesar di Indonesia Timur yang semakin memperkuat posisi Kota Makassar sebagai destinasi sport tourism nasional.
Di balik suksesnya penyelenggaraan event berskala besar tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya turut mengambil peran dalam menata dan mengelola area parkir bagi peserta, penonton, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan Perumda Parkir Makassar dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan event besar, khususnya terkait kesemrawutan parkir dan praktik pungutan parkir tidak resmi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Melalui pengelolaan yang terkoordinasi, Perumda Parkir Makassar memastikan seluruh fasilitas parkir yang digunakan selama pelaksanaan Makassar Half Marathon dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun peserta yang datang dari berbagai daerah.
Salah satu Dewan Pengawas Perumda Parkir Makassar, Affandi Ibrahim yang akrab disapa Pablo, mengatakan keterlibatan perusahaan daerah tersebut merupakan hasil sinergi seluruh jajaran direksi dan tim operasional dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan event sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan keterlibatan Perumda Parkir, area parkir menjadi lebih tertata dan masyarakat hanya membayar tarif resmi sebagaimana biasanya, yakni Rp3.000 per kendaraan. Ini menjadi bentuk pelayanan yang kami berikan agar masyarakat merasa nyaman saat mengikuti maupun menyaksikan kegiatan,” ujar Pablo pada awak media, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, kehadiran Perumda Parkir Makassar dalam event besar seperti Makassar Half Marathon bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh pihak yang terlibat, sekaligus mencegah praktik parkir liar yang kerap mematok tarif jauh di atas ketentuan.
“Pada event-event besar sering kali muncul parkir liar dengan tarif yang tidak wajar. Karena itu, kehadiran Perumda Parkir menjadi penting agar masyarakat terlindungi dan hanya membayar sesuai tarif resmi yang telah ditetapkan,” katanya.
Pablo menegaskan bahwa tata kelola parkir yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan sebuah event, terutama kegiatan yang menggunakan fasilitas publik dan menghadirkan ribuan pengunjung dalam waktu bersamaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan tim operasional Perumda Parkir Makassar yang telah menjadi garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan MHM 2026.
Selain itu, apresiasi turut diberikan kepada Pemerintah Kota Makassar, panitia penyelenggara, aparat keamanan, komunitas pelari, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Makassar Half Marathon tahun ini.
Ke depan, Pablo berharap Perumda Parkir Makassar dapat terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan berskala besar yang memanfaatkan fasilitas publik sebagai area parkir guna memastikan tata kelola parkir berjalan optimal, tertib, dan transparan.
“Kami berharap Perumda Parkir terus dipercaya untuk terlibat dalam berbagai event besar di Kota Makassar. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat dapat menikmati layanan parkir yang aman, tertib, dan transparan serta hanya membayar sesuai tarif resmi yang berlaku,” tutup Pablo.













