Mamuju, Potretnusantara.co.id – Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Barat menyampaikan bahwa hingga batas akhir verifikasi, baru satu kader yang resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar.
Ketua SC Musda V Partai Demokrat Sulbar, Sukri Umar, mengatakan panitia telah membuka pendaftaran secara luas bagi seluruh kader yang ingin maju dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar.
“Alhamdulillah kami dari steering committee sudah menerima dan membuka seluas-luasnya pendaftaran bagi kader untuk menjadi calon Ketua DPD. Sampai hari ini baru satu yang memasukkan berkas,” kata Sukri Umar.
Ia menjelaskan, berkas pencalonan tersebut telah diserahkan kepada tim verifikasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Kader yang dimaksud adalah Suhardi Duka, yang saat ini masih menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar.
Menurut Sukri Umar, keputusan akhir terkait proses pencalonan tetap berada di tangan DPP Partai Demokrat, termasuk kemungkinan adanya perpanjangan waktu pendaftaran bagi kader lain yang ingin maju.
“Kami sebagai steering committee berharap pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan sukses. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh kader, simpatisan Partai Demokrat, maupun masyarakat yang mendukung acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, tim verifikasi dari Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Gustaf Tamo Mbapa, menyampaikan bahwa proses pendaftaran telah dibuka sejak 16 Mei 2026 sesuai mekanisme organisasi partai.
“Hari ini kami telah melakukan verifikasi. Dari verifikasi itu memang kader utama kita, Bapak Suhardi Duka, masih diberi mandat sesuai dengan surat dukungan yang ada,” kata Gustaf.
Ia menambahkan, dukungan dari seluruh DPC, DPD, hingga organisasi sayap partai menunjukkan besarnya kepercayaan kader kepada Suhardi Duka untuk kembali memimpin Partai Demokrat Sulbar.
“Ini menegaskan bahwa Demokrat ke depan masih tetap dinahkodai oleh seorang SDK,” ujarnya.
Gustaf juga mengapresiasi peran media dalam mengawal proses demokrasi internal partai di Sulawesi Barat. Menurutnya, pers memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam mendukung perkembangan partai politik.
“Pers adalah salah satu pilar demokrasi dan bisa mendukung kami sebagai partai politik yang ingin maju ke depan,” tutup Gustaf.













