DaerahNasionalPartai PolitikPemerintahan

Lewat Forum RESES Petani Timusu Titip Aspirasi ke Hadiwijaya Ismail, Dorong Prioritas Infrastruktur Pertanian

×

Lewat Forum RESES Petani Timusu Titip Aspirasi ke Hadiwijaya Ismail, Dorong Prioritas Infrastruktur Pertanian

Sebarkan artikel ini

Soppeng, Potretnusantara.co.id — Dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat, Anggota DPRD Kabupaten Soppeng Komisi II dari Fraksi Partai Golkar, Hadiwijaya Ismail, S.P melaksanakan reses perdana masa persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Tengapadange, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Rabu (22/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hadiwijaya Ismail menegaskan bahwa reses merupakan ajang silaturrahmi dan momentum penting bagi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus menyampaikan informasi terkait program-program strategis pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Ia menyebutkan bahwa forum reses menjadi ruang dialog terbuka untuk mendengarkan kebutuhan dan harapan masyarakat, khususnya warga Desa Timusu.

Menurutnya, sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat didominasi kebutuhan sektor pertanian, seperti perbaikan infrastruktur jalan tani, pembangunan tanggul bronjong, bendungan, serta peningkatan jaringan irigasi pertanian. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD sesuai kewenangan yang ada.

Selain itu, Hadiwijaya juga mendorong peran aktif generasi muda desa untuk berkontribusi dalam pembangunan melalui gagasan dan kegiatan produktif. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital oleh kalangan pemuda dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan potensi dan produk unggulan desa berbasis ekonomi lokal.

Tak hanya menyerap aspirasi masyarakat, dalam kesempatan tersebut ia juga mengajak warga mendukung program strategis pemerintah pusat seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa melalui pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah serta membuka akses pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu melalui sistem pendidikan berasrama yang difasilitasi pemerintah.

Sementara itu, Anggota BPD Desa Timusu, Suherman, menyampaikan harapan agar pemerintah dapat merealisasikan pembangunan bendungan untuk mendukung kebutuhan air kelompok tani. Hal senada juga disampaikan Hasan, anggota Kelompok Tani Pallaeh, yang berharap adanya pembangunan bendungan, pemasangan bronjong, serta perbaikan infrastruktur pertanian lainnya guna mengantisipasi dampak musim kemarau yang selama ini kerap menyebabkan penurunan hasil panen bahkan risiko gagal panen.

Melalui kegiatan reses tersebut, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dan ditindaklanjuti melalui program pembangunan ke depan. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa berbasis potensi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *