Palopo, Potretnusantara.co.id – Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Ahmad, Imam Masjid As-Salam Benteng, menunjukkan perkembangan signifikan. Salah seorang terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian sektor Wara pada, selasa malam (5/5/2026).
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 15.50 WITA, sesaat setelah pelaksanaan Salat Ashar, di area Masjid As-Salam Benteng. Insiden itu sempat mengundang perhatian warga sekitar, hingga menjadi pemberitaan nasional, mengingat korban merupakan tokoh keagamaan setempat.
Ketua LBH IKA PMDS Palopo, Rafiqa Muhajir, S.H., yang turut mendampingi korban dalam proses hukum, menyampaikan bahwa langkah penegakan hukum saat ini telah berada pada jalur yang tepat.
“Kami mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah mengamankan satu terduga pelaku. Namun, proses ini belum selesai. Kami masih fokus pada dua terduga pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Rafiqa.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas demi memastikan keadilan bagi korban.
“Pendampingan hukum ini bukan hanya soal satu kasus, tetapi juga bentuk komitmen untuk menjaga rasa aman di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan tempat ibadah,” tambahnya.
Sementara itu, penyidik Reskrim Polsek Wara, Briptu Muhammad Yudi Laksono saat di konfirmasi Via – WA pagi ini membenarkan berita tersebut.
“Iya, benar. Satu orang sudah di amankan, Inisial “S P”, tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan masjid dan melibatkan seorang imam, sehingga diharapkan penanganannya dapat dilakukan secara transparan dan profesional guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Penulis: S PNs













