Parepare, Potretnusantara.co.id — Musyawarah Daerah (Musda) VI Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Parepare berlangsung tanpa dinamika panjang. Forum yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Parepare, Ahad (3/5/2026), secara bulat menetapkan Prof. Dr. KH. Mahsyar Idris, M.Ag sebagai ketua untuk periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi.
Keputusan tersebut mencerminkan konsensus kuat peserta Musda yang terdiri atas unsur Orda, organisasi satuan (Orsat), dan badan otonom. Forum menilai kepemimpinan Prof. Mahsyar pada periode sebelumnya telah memberikan fondasi yang cukup untuk dilanjutkan.
Awalnya, Steering Committee yang diketuai Dr. Parman Farid bersama Dr. Muhammad Nashir T dan Dr. Muzakkir menerima tiga nama calon dari Orsat, yakni Prof. Mahsyar Idris, Dr. Syarifuddin Yusuf, dan Dr. Asram T. Jadda. Namun, dalam forum persidangan, Dr. Syarifuddin Yusuf menyatakan mundur dan secara terbuka memberikan dukungan kepada Prof. Mahsyar. Sikap tersebut menjadi titik temu yang kemudian disepakati seluruh peserta secara musyawarah mufakat.

Pimpinan sidang pun menetapkan Prof. Mahsyar Idris sebagai ketua terpilih, menandai keberlanjutan kepemimpinan yang relatif solid di tubuh ICMI Parepare.
Usai penetapan, Prof. Mahsyar tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 15.10 Wita setelah menghadiri agenda di Universitas Muhammadiyah Parepare. Kehadirannya disambut hangat oleh peserta Musda dan jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Guru Besar IAIN Parepare itu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kerja kolektif yang telah dibangun.
“Kepercayaan ini adalah amanah bersama. Kita perlu menjaga soliditas agar program organisasi berjalan lebih efektif dan berdampak,” ujarnya.
Ke depan, Prof. Mahsyar memprioritaskan pembangunan SMK Cendekia di wilayah Lumpue. Ia menyebut proses awal pembangunan telah berjalan, ditandai dengan pembangunan pondasi di atas lahan hibah dari Hj. Nurhanjayani serta dukungan material dari berbagai pihak.
Selain itu, penguatan relasi antarorganisasi masyarakat Islam juga menjadi agenda penting. Ia merencanakan forum silaturahmi yang lebih inklusif, termasuk kegiatan halal bihalal lintas ormas sebagai upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah di Parepare.
“Kita ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih luas, agar sinergi antarormas bisa terus terjaga dan memberi kontribusi nyata bagi umat,” katanya.
Sebelumnya, Musda VI ICMI Orda Parepare dibuka oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, SE, MH. Kegiatan ini turut menghadirkan Prof. Dr. KH. Ahmad M. Sewang sebagai pembicara utama, serta sambutan dari MPW ICMI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag.
Ketua Panitia, Dr. H. Ibrahim Fattah, menyampaikan harapan agar ketua terpilih bersama tim formatur segera menyusun struktur kepengurusan baru.
“Proses penyusunan kepengurusan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan sesuai ketentuan organisasi,” ujarnya. (BS)












