DaerahInvestasiNews

Menakar Harapan “First Gold” Awak Mas: Janji Investasi, Dampak Nyata Untuk Masyarakat Lingkar Tambang

×

Menakar Harapan “First Gold” Awak Mas: Janji Investasi, Dampak Nyata Untuk Masyarakat Lingkar Tambang

Sebarkan artikel ini

Palopo, Potretnusantara.co.id – PT Masmindo Dwi Area (MDA) menegaskan komitmennya untuk mencapai produksi emas perdana (first gold) dari Proyek Awak Mas di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027, Minggu (15/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala Teknik Tambang PT Masmindo Dwi Area, Agus Siswanto, dalam kegiatan buka puasa bersama bertajuk “MDA-Pers Ifthar” yang mempertemukan jajaran Manajemen Perusahaan dengan insan Pers dari Luwu dan Kota Palopo di Nuis Coffee.

Agus mengungkapkan bahwa proyek tambang emas Awak Mas bukanlah proses instan. Perusahaan telah menempuh perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade sejak tahap eksplorasi hingga kini memasuki fase pengembangan menuju produksi.

“Setelah hampir lebih dari 20 tahun melakukan eksplorasi di Kabupaten Luwu, dalam dua tahun terakhir kami mulai memasuki tahap pra-eksploitasi. Kami berharap pembangunan pabrik dan infrastruktur utama bisa selesai pada akhir 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, target produksi emas pertama pada 2027 diyakini dapat terealisasi.

Di sisi lain, kehadiran proyek strategis ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada capaian produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang.

Sejumlah kalangan menilai, aktivitas penambangan PT Masmindo Dwi Area mulai membuka peluang ekonomi baru, seperti penyerapan tenaga kerja lokal, tumbuhnya usaha mikro, hingga meningkatnya perputaran ekonomi di wilayah Latimojong dan sekitarnya.

“Masyarakat lingkar tambang tentu berharap investasi besar ini benar-benar menjadi jalan peningkatan kesejahteraan, bukan sekadar eksploitasi sumber daya. Sejauh ini, dampak positif mulai dirasakan, terutama dari peluang kerja dan aktivitas ekonomi yang bergerak,” demikian pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan target ambisius menuju “first gold”, PT Masmindo kini berada pada fase krusial: memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, sekaligus menjaga kepercayaan publik bahwa industri tambang dapat berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat lokal.

Penulis: S PNs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *