MAJENE, POTRETNUSANTARA.co.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, kembali melaksanakan lawatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Majene, Rabu (25/2/2026). Kegiatan dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat di Rumah Jabatan Bupati Majene.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan 1.000 paket Ramadan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah selama bulan suci.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta kepada dua ahli waris nelayan yang meninggal dunia.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka memastikan Pemprov Sulbar tetap mengalokasikan anggaran pembangunan lebih dari Rp50 miliar untuk Kabupaten Majene pada 2026, meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami efisiensi.
Menurutnya, anggaran tersebut mencakup sektor strategis seperti infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, serta perikanan.
“Infrastruktur jalan saja kurang lebih Rp30 miliar. Pendidikan, kesehatan, perikanan dan banyak lagi. Ini bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Majene,” ujarnya.
Gubernur menyoroti kondisi fiskal Majene yang dinilai cukup menantang. Sekitar 56 persen APBD masih terserap untuk belanja pegawai, sehingga ruang fiskal pembangunan menjadi terbatas.
“Kabupaten Majene sedang menghadapi ujian karena ruang fiskal APBD sangat sempit. Karena itu, provinsi hadir membantu melalui alokasi pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Pemprov Sulbar juga mengupayakan dukungan tambahan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Desa guna mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubernur turut memaparkan rencana pengembangan kawasan kampung nelayan di Majene. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga tiga kampung nelayan dengan nilai investasi sekitar Rp21 miliar per lokasi.
Jika terealisasi, program tersebut berpotensi menghadirkan total investasi sekitar Rp60 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menutup sambutannya, Suhardi Duka menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi pembangunan.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi, berbuka puasa bersama, sekaligus berbagi paket Ramadan bagi masyarakat Majene. Semoga ini menjadi bagian dari kerja sama yang semakin baik ke depan,” pungkasnya. (Rls)














