Makassar, Potretnusantara.co.id – Perayaan malam pergantian tahun di Kota Makassar berujung maut. Seorang pemuda berinisial F (19), warga Kabupaten Gowa, tewas setelah dikeroyok dan ditikam sekelompok orang di Jalan Kerung-Kerung, Makassar, Rabu (31/12/2025) malam.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 23.52 Wita, tepat saat warga tengah memadati jalanan untuk menyaksikan pesta kembang api. Korban mengembuskan napas terakhir dengan luka lebam di sekujur tubuh dan luka tikaman di bagian pinggang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama keluarganya berkunjung ke Jalan Kerung-Kerung untuk menemui kekasihnya yang sedang berjualan di pinggir jalan. Rencananya, mereka akan merayakan malam pergantian tahun bersama di lokasi tersebut.
Namun, situasi menjadi kondusif ketika pesta kembang api berubah menjadi aksi saling serang antar-kelompok yang memicu tawuran. Saat korban sedang duduk di lapak jualan kekasihnya, sejumlah pelaku mengarahkan kembang api ke arah mereka. Korban yang merasa keberatan kemudian menegur para pelaku.
Tak terima ditegur, para pelaku justru menyerang korban secara brutal hingga korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian.
Sepupu korban, Rifki Andiki, menuturkan bahwa serangan tersebut berlangsung sangat cepat. Menurutnya, pengeroyokan dipicu oleh ketegangan akibat petasan yang diarahkan ke tempat mereka duduk.
“Jam 23.52, pas malam pergantian tahun. Awalnya gara-gara petasan lari ke jualan pacarnya sepupu saya. Saya duduk, terdengar dua kali tembakan kembang api, lalu saya keluar bilang sudah. Tapi mereka lari dan akhirnya berperang di perbatasan,” ujar Rifki kepada wartawan.
Rifki menambahkan bahwa pelaku pengeroyokan berjumlah sekitar tujuh orang, dan salah satu di antaranya menggunakan senjata tajam untuk melukai korban.
“Yang keroyok ada sekitar tujuh orang dan ada yang pakai sajam. Korban itu sepupu saya. Kami datang dari Gowa, korban dari Pallangga, saya dari Bontonompo. Tujuannya memang temani sepupu ke pacarnya untuk rayakan tahun baru,” tambahnya.
Polisi Amankan Terduga Pelaku
Merespons kejadian tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan tawuran di lokasi tersebut.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta memastikan motif utama di balik penyerangan yang merenggut nyawa pemuda asal Pallangga tersebut.













