NasionalPendidikan

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 dan 2 Lomba Esai Nasional

×

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 dan 2 Lomba Esai Nasional

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Dua mahasiswa dari Fakultas Syaria dan Hukum, Yoga Saputra dari Program Studi Hukum Tata Negara dan Nur Hijrih Awaliya Yashab dari Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum, yang juga merupakan anggota Lembaga Debat dan Riset Hukum UIN Alauddin Makassar, berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Pemuda Berintegritas Indonesia.

Kompetisi ini mengusung tema “Membangun Integritas Pemuda melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan” dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam ajang tersebut, kedua mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengirimkan dua naskah esai yang dinilai unggul oleh dewan juri karena menawarkan perspektif kritis dan pendekatan konseptual yang relevan dengan tantangan integritas pemuda saat ini.

Adapun dua esai yang mengantarkan pada capaian tersebut berjudul “PPKn sebagai Early Warning System Risiko Perilaku Koruptif: Pendekatan Baru dalam Pembinaan Integritas Pemuda” dan “Transformasi Pedagogi PPKn melalui Diskursus Etis untuk Memulihkan Martabat Politik dan Partisipasi Pemuda Indonesia.” Kedua karya tersebut menyoroti urgensi penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai instrumen strategis dalam membangun integritas, etika politik, serta partisipasi aktif generasi muda.

Lomba esai nasional ini dilaksanakan secara daring, dimulai pada 11 November 2025 dan ditutup dengan pengumuman pemenang pada 1 Januari. Selain meraih gelar juara, kedua naskah esai tersebut juga memperoleh apresiasi berupa pemuatannya dalam e-book berjudul “Pikiran Pemuda untuk Bangsa.”

Menanggapi pencapaian tersebut, Yoga Saputra menyampaikan bahwa prestasi ini tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan kompetitif, tetapi juga sebagai ruang kontribusi gagasan.

“Kami melihat PPKn bukan sekadar mata pelajaran normatif, melainkan medium strategis untuk membangun kesadaran etis dan integritas pemuda sejak dini. Semoga gagasan ini dapat menjadi bahan refleksi bersama bagi dunia pendidikan dan pembuat kebijakan,” ujarnya pada awak media, Kamis (1/1/2026).

Ia juga berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif menyalurkan gagasan melalui karya ilmiah.

“Mahasiswa memiliki peran penting dalam merawat nilai-nilai kebangsaan melalui pemikiran kritis dan konstruktif. Prestasi ini kami dedikasikan sebagai bagian dari kontribusi intelektual pemuda bagi bangsa,” tambahnya.

Prestasi ini semakin menegaskan peran mahasiswa UIN Alauddin Makassar dalam menghadirkan gagasan inovatif dan solutif bagi penguatan karakter kebangsaan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *