Konawe Selatan, Potretnudantara.co.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mengawal arah pembangunan daerah yang tepat sasaran, akuntabel, serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut ditegaskan dalam agenda Rapat Koordinasi Evaluasi Pembangunan Daerah Tahap I Lingkup Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan secara khidmat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Konawe Selatan, Senin (19/10/2026).

Mengangkat tema utama “Singkronisasi dan Percepatan Pembangunan Daerah untuk Mewujudkan Konawe Selatan Sehat, Cerdas dan Sejahtera”, forum ini menjadi sarana refleksi sekaligus tolok ukur efektivitas seluruh program yang telah digulirkan oleh jajaran perangkat daerah.
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Konawe Selatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran aparatur atas dedikasi dan kerja keras dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan serta pelayanan masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan agar seluruh elemen Pemkab Konsel tidak berpuas diri dengan capaian yang ada.
Rapat koordinasi ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan formalitas rutin atau wadah penyampaian laporan semata, melainkan ruang diskusi interaktif dan konstruktif guna membedah kendala nyata di lapangan serta merumuskan solusi konkret.
“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas formalitas atau ajang penyampaian laporan semata, melainkan ruang diskusi yang terbuka dan konstruktif untuk membedah kendala riil di lapangan. Saya tegaskan kepada seluruh Kepala OPD, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya penyerapan anggaran, tetapi dari sejauh mana capaian kinerja dan dampak nyatanya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Konawe Selatan,” ujar Bupati Konawe Selatan.
Secara garis besar, terdapat lima arahan utama yang ditekankan oleh Bupati Konawe Selatan. Pertama, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memetakan hambatan sejak dini serta menyusun langkah percepatan terukur tanpa mengabaikan kualitas mutu, aturan hukum, dan akuntabilitas. Selanjutnya, pembangunan daerah dipastikan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid agar pelaksanaan program selaras dan terhindar dari tumpang tindih.

“Pembangunan daerah ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus membuang jauh-jauh ego sektoral dan memperkuat koordinasi antar-perangkat daerah agar program kerja berjalan selaras, tidak tumpang tindih, serta benar-benar menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel,” tegas Bupati
Evaluasi tidak hanya diukur dari penyerapan dana semata, melainkan dari ketercapaian target fisik, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan dampak positif bagi masyarakat. Hasil akhir dari setiap kebijakan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi. Terakhir, seluruh aparatur diingatkan untuk senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, efisiensi, dan integritas dalam menyelenggarakan tata kelola pemerintahan.
“Jangan menutupi kendala yang ada. Identifikasi permasalahan secara jujur agar kita bisa mengambil langkah penanganan yang tepat, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” ungkap Bupati Konawe Selatan
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Konsel, Sekda Ichsan Porosi, Para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekretariat Daerah, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Konawe Selatan, Para Camat dari seluruh wilayah Kabupaten Konawe Selatan.
Melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Evaluasi Tahap I ini, Pemkab Konawe Selatan optimis seluruh target prioritas pembangunan pada Triwulan IV dapat terselesaikan dengan optimal, berintegritas, dan memberikan nilai manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga Konawe Selatan.















