Pemerintahan

Tekan Potensi Konflik, 30 Desa di Konawe Selatan Siap Gelar Pilkades Serentak Oktober 2026

×

Tekan Potensi Konflik, 30 Desa di Konawe Selatan Siap Gelar Pilkades Serentak Oktober 2026

Sebarkan artikel ini

Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Menjelang perhelatan pesta demokrasi tingkat desa yang sarat akan dinamika sosial, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mengambil langkah strategis guna memastikan jalannya proses pemilihan yang bersih, damai, dan bermartabat. Bertempat di Auditorium Lantai 3 Kantor Bupati Konawe Selatan, diselenggarakan secara resmi kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Calon Kepala Desa dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, Senin ( 19 / 10 / 2026 ).

Kegiatan sakral sekaligus strategis ini dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe Selatan, unsur TNI-Polri, kepala dinas/instansi terkait, panitia pemilihan tingkat kabupaten dan kecamatan, serta seluruh calon kepala desa dari berbagai wilayah di Konawe Selatan yang siap bertarung dalam Pilkades serentak.

Pelaksanaan kegiatan ini berpedoman teguh pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pemerintahan desa, pemilihan kepala desa, serta berbagai peraturan daerah dan peraturan bupati yang berlaku di Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam laporan pelaksanaannya, Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Konawe Selatan, Ambolaa, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen moral serta wujud tanggung jawab bersama bagi seluruh calon kepala desa. Tujuannya agar setiap kontestan dapat mengikuti seluruh tahapan Pilkades secara jujur, tertib, aman, demokratis, serta senantiasa mematuhi koridor perundang-undangan.

Melalui momentum penandatanganan pakta integritas ini, terdapat sejumlah poin krusial yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan, di antaranya adalah mewujudkan Pilkades berintegritas guna menghadirkan iklim pemilihan kepala desa serentak tahun 2026 yang benar-benar menjunjung tinggi integritas moral, transparansi, dan nilai-nilai demokrasi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun komitmen calon kades dengan memastikan para calon kepala desa mematuhi seluruh ketentuan dan tata tertib yang telah ditetapkan tanpa ada pengecualian.

Di samping itu, penyelenggaraan ini berfokus untuk mencegah praktik kecurangan dengan menepis sedini mungkin potensi politik uang (money politics), intimidasi, provokasi, penyebaran berita bohong (hoaks), serta tindakan yang dapat mencederai ketertiban umum. Poin penting lainnya adalah mendorong persaingan sehat untuk mengarahkan para kontestan agar berkompetisi secara sportif serta saling menghormati antarcalon, sekaligus menjaga persatuan masyarakat guna merawat keutuhan dan kerukunan warga desa sebelum, selama, hingga pasca-pelaksanaan Pilkades.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, dalam arahannya yang sarat akan pengalaman politik dan kepemimpinan, mengingatkan bahwa pemilihan kepala desa merupakan amanat undang-undang yang bertujuan menjaga kesinambungan roda pemerintahan di tingkat desa. Tujuan utamanya tentu untuk melahirkan figur pemimpin yang mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat melalui proses yang jujur, adil, serta bermartabat.

“Fakta integritas yang ditandatangani oleh semua calon kepala desa hari ini, janganlah hanya menjadi sebuah tanda tangan di atas kertas tanpa makna. Tetapi harus menjadi sebuah komitmen untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib pasca-pemilihan,” tegas Bupati Irham Kalenggo di hadapan ratusan peserta.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan mental bagi setiap kontestan. Bagi mereka yang nantinya keluar sebagai pemenang, diimbau agar menyikapi kemenangan tersebut dengan rasa syukur yang mendalam, tidak sombong, serta senantiasa merangkul kompetitor yang belum beruntung sebagai bagian dari tim pembangunan desa. Sebaliknya, bagi calon yang belum beruntung, diminta untuk berlapang dada, tidak berputus asa, dan menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat memiliki banyak ruang dan jalan pengabdian.

“Siapa pun yang terpilih, saya berpesan agar senantiasa menjaga kepercayaan dari masyarakat dengan baik dan benar. Libatkanlah kompetitor saudara sebagai teman dalam membangun desa tercinta,” pesan Irham Kalenggo.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan agar para kepala desa terpilih senantiasa mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan, mengingat tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pemilihan tingkat desa, kecamatan, kabupaten, serta pihak keamanan dari unsur TNI, Polri, dan linmas yang telah bekerja keras mengawal seluruh tahapan sejak bulan Juni lalu.

Puncak dari seluruh rangkaian tahapan Pilkades Serentak Konawe Selatan 2026 ini dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 24 Oktober 2026 melalui agenda pemungutan dan penghitungan suara yang diikuti dengan jumlah 30 Desa dan terbagi 3 Desa Pikades Interim (PAW), 27 Desa Pilkades Serentak. Dengan adanya penandatanganan pakta integritas ini, diharapkan seluruh tahapan pemungutan suara hingga penetapan calon terpilih dapat berjalan lancar, aman, serta zero conflict (tanpa gesekan sosial) demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di bumi Konawe Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *