News

KSOP Utama Makassar Perkuat Tata Kelola Lingkungan Pelabuhan melalui Penyusunan RISPA

×

KSOP Utama Makassar Perkuat Tata Kelola Lingkungan Pelabuhan melalui Penyusunan RISPA

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar terus memperkuat komitmennya mewujudkan kawasan pelabuhan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPA) sebagai langkah strategis membangun tata kelola persampahan yang terintegrasi di kawasan Pelabuhan Makassar, Kamis (16/7/2027).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Kantor KSOP Utama Makassar dipimpin langsung Kepala KSOP Utama Makassar, Dr. Ir. Jon Kenedi, M.Mar.Eng., M.M., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. Kegiatan tersebut dihadiri General Manager PT Pelindo Regional IV Makassar Iwan Syarifuddin, Plt. Camat Wajo Ivan Kalalembang, Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Marini Ambo Wellang dan Mashud Azikin, serta jajaran pejabat KSOP, PT Pelindo, dan Pemerintah Kecamatan Wajo.

Dalam rapat tersebut, para peserta membahas penyusunan sistem pengelolaan sampah yang mampu mengakomodasi peningkatan aktivitas kepelabuhanan sekaligus memenuhi tuntutan regulasi lingkungan yang semakin ketat.

Salah satu pembahasan utama adalah penyusunan estimasi timbulan sampah secara berkala, baik harian maupun bulanan, yang bersumber dari aktivitas PT Pelindo, PT PELNI, perusahaan jasa kepelabuhanan, serta seluruh pemangku kepentingan di kawasan Otoritas Pelabuhan Makassar. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kapasitas layanan dan kebutuhan infrastruktur pengelolaan sampah.

Forum juga merumuskan berbagai opsi kebijakan dan strategi pengelolaan sampah yang dinilai efektif, mulai dari pengurangan sampah di sumber, pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan akhir yang berorientasi pada konsep ekonomi sirkular.

Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati sejumlah langkah operasional, antara lain penyusunan roadmap pengelolaan sampah yang dimulai dari pemilahan di sumber, optimalisasi fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), peningkatan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menghentikan praktik open dumping dan mempercepat transisi menuju sistem sanitary landfill.

Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Marini Ambo Wellang, menilai penyusunan RISPA menjadi momentum penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah pelabuhan yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Pelabuhan merupakan gerbang ekonomi sekaligus wajah sebuah kota. Karena itu, pengelolaan sampah tidak cukup hanya berorientasi pada pengangkutan, tetapi harus dimulai dari pengurangan dan pemilahan di sumber, didukung sistem pengolahan yang terintegrasi. Dengan demikian, kawasan pelabuhan dapat berkembang menjadi green port yang mendukung target Makassar sebagai kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara KSOP Utama Makassar, PT Pelindo, Pemerintah Kota Makassar, dan Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, penyusunan RISPA diharapkan menjadi fondasi pengelolaan sampah pelabuhan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap tantangan lingkungan.

Upaya tersebut sekaligus memperkuat posisi Pelabuhan Makassar sebagai salah satu pelabuhan utama nasional yang mengedepankan prinsip green port sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan dan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *