Konawe Selatan, Potretnusantara.co.id – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ke-23 selain menampilkan artis ibu kota juga ditutup dengan aksi kemanusiaan yang khidmat. Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, bersama Wakil Bupati, Wahyu Ade Pratama Imran, secara resmi menyerahkan dana hasil kegiatan Garage Sale BKAD Charity Fundraising di panggung utama Pameran Pembangunan, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp13.374.226. Dana ini berasal dari antusiasme masyarakat dan ASN dalam membeli barang layak pakai yang didonasikan oleh para pejabat dan pegawai di lingkup Pemkab Konsel.
Bupati Irham Kalenggo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif kreatif ini. Ia merinci bahwa bantuan tersebut disalurkan langsung kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
“Hari ini kita menyaksikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di sanubari masyarakat Konawe Selatan. Melalui barang-barang yang mungkin sudah tidak kita gunakan, ternyata jika dikelola dengan niat tulus bisa menjadi ladang amal yang besar,” ujar Irham Kalenggo.
Penyaluran dana tersebut berjumlah Rp8.000.000 diserahkan kepada Masjid Raya Al-Imran Andoolo untuk mendukung operasional dan kegiatan keagamaan.
Rp5.000.000 disalurkan ke Panti Asuhan Pondok Pesantren Darul Ihsan (Kecamatan Palangga) dalam bentuk uang tunai Rp2.000.000 dan paket sembako senilai Rp3.000.000 serta Rp374.226 dialokasikan untuk biaya administrasi pengelolaan rekening melalui Baznas Kabupaten Konawe Selatan.
“Semoga ini menjadi kado indah di hari jadi kabupaten kita, yang sejalan dengan visi KONSEL SETARA; Sehat, Cerdas, dan Sejahtera melalui tindakan nyata berbagi untuk sesama,” tambah Bupati.
Sementara itu, Kepala BKAD Konsel, Hj. Marwiyah Tombili, selaku penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan perayaan yang menyentuh langsung aspek sosial masyarakat. Ia menekankan bahwa transparansi menjadi prioritas utama dalam pengumpulan dana ini.
“Kami ingin hadirkan sesuatu yang berbeda di HUT ke-23 ini. Seluruh transaksi penjualan barang donasi dilakukan melalui sistem QRIS Baznas. Hal ini kami terapkan agar setiap rupiah yang masuk tercatat secara digital dan transparan, sehingga kepercayaan donatur maupun pembeli tetap terjaga,” jelas Marwiyah.
Marwiyah juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur utama, mulai dari Sekretaris Daerah, jajaran Kepala Dinas, camat, hingga staf yang telah menyumbangkan pakaian, buku, hingga perlengkapan rumah tangga berkualitas untuk dijual kembali dalam bazar amal tersebut.
Kesuksesan aksi sosial ini didukung oleh berbagai pihak yang menyumbangkan barang-barang mereka, antara lain:
Sekretaris Daerah & Sekretaris DPRD.
Kepala BKAD beserta jajaran (Sekban, Kabid, Kasubbid, dan staf).
Kepala Dinas PPPA & Kepala Dinas Pariwisata.
Sekretaris BAPPEDA, Lurah Ranomeeto, dan Guru SDN 7 Andoolo.
Kabag Kesra, Kabag Perekonomian Setda, serta staf BKPSDM.













