News

Hari Tani Nasional di Polman, Selada Hidroponik Dibagikan ke Masyarakat

×

Hari Tani Nasional di Polman, Selada Hidroponik Dibagikan ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Hari Tani Nasional tidak hanya diperingati dengan seremonial. Petani Milenial Sulawesi Barat bersama Komunitas Bentor Indonesia (KMBI) memilih membagikan selada hasil budidaya hidroponik kepada masyarakat sebagai ajakan untuk melihat pertanian dari sisi yang lebih modern.

Kegiatan tersebut digelar di ruang publik di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (24/9/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.

Selada hidroponik yang dibagikan menjadi bagian dari kampanye untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam budidaya pangan sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.

Ketua Petani Milenial Sulawesi Barat, Muhammad Fadly Jallai, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar membagikan hasil pertanian kepada masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Tani Nasional juga perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung sekaligus memperkenalkan inovasi pertanian.

Ia mengatakan pertanian saat ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi, kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Petani Milenial Sulawesi Barat bersama KMBI membagikan selada hasil budidaya hidroponik kepada masyarakat. Kegiatan itu sekaligus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat mengenai pertanian modern.

Budidaya hidroponik dinilai dapat menjadi salah satu pilihan untuk menghasilkan sayuran dengan pemanfaatan lahan yang lebih efisien. Model pertanian tersebut juga memungkinkan pengembangan hortikultura di lingkungan perkotaan maupun skala rumah tangga.

Petani Milenial Sulawesi Barat mendorong agar pertanian semakin dekat dengan generasi muda. Pemanfaatan teknologi, menurut mereka, dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan sektor pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru.

Kolaborasi dengan KMBI juga menjadi bagian dari upaya melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dalam kegiatan sosial yang berkaitan dengan pangan dan pertanian.

Selain membagikan hasil pertanian, kedua komunitas tersebut turut mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di ruang publik maupun media sosial.

Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Setiap informasi yang diterima melalui media sosial diharapkan terlebih dahulu diperiksa dan dibandingkan dengan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi Petani Milenial Sulawesi Barat dan KMBI, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan pangan. Upaya tersebut tidak selalu harus dimulai dari kegiatan berskala besar, tetapi dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi pertanian, pengembangan hortikultura, kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat.

Peringatan Hari Tani Nasional tahun ini pun menjadi momentum bagi kedua komunitas tersebut untuk menunjukkan bahwa generasi muda dapat mengambil bagian dalam pengembangan pertanian sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan lokal.(*/ifn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *