Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Sebanyak 392 wisudawan dan wisudawati Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) mengikuti Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan XXIV Tahun 2026 di Gedung Gadis, Lapangan Pancasila, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (12/9/2026).
Wisudawan dan wisudawati tersebut dari enam fakultas d Unasman. Dalam wisuda tersebut, tiga mahasiswa juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik universitas.
Berdasarkan laporan akademis akademik, sebanyak 197 wisudawan meraih predikat cumlaude, 177 orang meraih predikat sangat memuaskan, dan 15 lainnya memperoleh predikat memuaskan.
Rektor Unasman, Dr. Muhammad Massyat, mengatakan usia 22 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah perguruan tinggi. Di rapat senat terbuka juga merupakan momentum Dies Natalis Unasman.
“Hari ini kita kembali kepada rapat senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan 24 sekaligus Dies Natalis ke-22 Universitas Al Asyariah Mandar,” ujar Massyat.
Menurut dia, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan sarjana. Kampus harus menghasilkan manusia yang mampu berpikir, memiliki karakter, dan kehadirannya berguna bagi masyarakat.
Kata dia, Unasman harus terus menjaga tiga identitas yang menjadi pijakan perguruan tinggi utamanya Unasman.
“Itulah sebabnya Unasman terus berusaha menjaga tiga hal yang menjadi identitas kita, yaitu ilmu pengetahuan, nilai ke-Asyariahan, dan budaya Mandar itu sendiri,” ungkapnya.
Di hadapan ratusan wisudawan dan wisudawati, Massyat juga menitipkan pesan agar para lulusan tidak melupakan jasa orang tua yang selama ini mendukung perjalanan pendidikan mereka.
Ia meminta para wisudawan dan wisudawati tidak menjadikan prosesi wisuda hanya sebagai momentum untuk mengenakan toga dan berfoto. Menurut dia, keberhasilan memperoleh gelar sarjana tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua.
“Kepada para wisudawan dan wisudawati setelah acara ini selesai, jangan hanya sibuk berfoto-foto dengan toga. Cari orang tua kalian, peluk mereka, ucapkan terima kasih, karena boleh jadi gelar yang kalian terima hari ini adalah doa mereka dan akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT,” katanya.
Massyat kemudian mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unasman tidak berhenti pada gelar akademik, tetapi dapat memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi jalan kebaikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Para wisudawan dan wisudawati mayoritas Mahasiswa penerima KIP Kuliah 2022, angkatan 2022, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh membatasi prestasi. Dari 51 mahasiswa penerima KIP tersebut, 42 orang berhasil meraih cumlaude dan 7 orang sangat memuaskan.
Kepercayaan terhadap Unasman juga terus berkembang. tercatat Tahun 2026, jumlah mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) mencapai 645 orang.
Sejumlah pejabat dan pimpinan perguruan tinggi turut hadir dalam Rapat Senat Terbuka tersebut. Di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Bappeda Sulbar, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Kepala Dinas TPHB Sulbar, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Sulbar, Tim Ahli Gubernur, unsur Forkopimda Polewali Mandar, serta pimpinan perguruan tinggi dan mitra Unasman.
Hadir pula perwakilan Universitas Terbuka, ITBM, Institut Hasan Sulur, mitra perbankan, lembaga mitra, mitra desa, dan mitra media.(*/ifn)












