Makassar, Potretnusantara.co.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, kembali menyapa masyarakat Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Didampingi Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Appi menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang di Pulau Barrang Lompo, Jumat (3/9/2026) malam.



“Pembangunan di wilayah kepulauan, Kecamatan Sangkarrang tidak boleh berbeda dengan kawasan Kecamatan yang ada di daratan. Itulah sebabnya kami kesini, dengan jajaran SKPD, saya pastikan pembangunan prioritas,” jelas Appi, disambut antusias warga yang hadir.
Pemerintah Kota Makassar, kata dia, harus memastikan masyarakat di pulau mendapatkan akses yang setara terhadap pelayanan dasar, infrastruktur, pendidikan, air bersih, hingga transportasi.
Munafri mengakui selama ini, masih terdapat ketimpangan pembangunan antara wilayah Kecamatan di daratan dan kepulauan, sehingga perlu segera dikejar.
“Sehingga malam ini, saya bawa kepala Dinas menyeberang dari kota ke pulau mendengar apa menjadi aspirasi. Apa yang setiap dirasakan saudara-saudara kita yang hidup di pulau-pulau ini,” kata Appi.
Menurutnya, kunjungan langsung ke wilayah kepulauan menjadi penting agar pemerintah tidak hanya memahami kondisi masyarakat berdasarkan laporan, tetapi juga merasakan secara langsung tantangan yang dihadapi warga.
“Ini sangat penting rasanya, tidak hanya mendengar cerita, tidak hanya tahu seperti apa kondisinya, hanya bisa membayangkan, tapi juga kita bisa merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang ada di pulau,” ujarnya.
Appi mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir dirinya memang cukup intens mengunjungi Kecamatan Kepulauan Sangkarrang untuk memantau langsung perkembangan pembangunan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat.
Ia melihat masih terdapat ketimpangan yang cukup besar dalam proses pembangunan antara wilayah kota dan kepulauan.
“Maka dari itu kami datang berkunjung ke Kepulauan Sangkarrang, memperhatikan proses pembangunan yang ada untuk memaksimalkan penyetaraan pembangunan yang ada di Kota Makassar ini,” tuturnya.
Karena itu, pemerintah kota kini menjadikan wilayah kepulauan sebagai salah satu fokus dalam mempercepat pemerataan pembangunan.
Appi menyebut berbagai program akan terus dihadirkan, baik melalui program Pemerintah Kota Makassar maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kerja sama nasional dan internasional.
“Fokus kita hari ini memang menjangkau pulau-pulau ini dengan berbagai macam program yang kami bisa hadir di sini,” terang Ketua IKA FH Unhas itu.
“Selain program yang langsung datang dari pemerintah kota, juga ada beberapa kegiatan program yang hadir melalui kerja sama-kerja sama, baik kerja sama internasional maupun kerja sama nasional,” tambah Appi .
Dia berharap kolaborasi tersebut mampu membuka peluang lebih besar bagi masyarakat kepulauan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup sehingga dapat tumbuh sejajar dengan masyarakat yang berada di daratan.
Appi mengatakan, setiap kali berkunjung ke Kepulauan Sangkarrang, dirinya akan mengecek secara langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Kebutuhan tersebut mencakup infrastruktur, fasilitas pemerintahan, pendidikan, sumber daya manusia, air bersih, hingga sarana transportasi antarwilayah kepulauan.
Appi juga memastikan penguatan sumber daya manusia di tingkat pemerintahan kecamatan menjadi perhatian.
Oleh sebab itu, ia menjanjikan posisi-posisi pemerintahan yang masih kosong di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang akan segera diisi.
“Insyaallah bulan depan seluruh posisi-posisi kosong di Kelurahan dan Kecamatan akan terisi di Kecamatan Sangkarrang untuk membantu mengakselerasi proses pembangunan yang harus cepat dikejar dari keterlambatan yang ada,” katanya.
Selain penguatan aparatur, pemerintah juga akan meningkatkan fasilitas pendukung pelayanan masyarakat.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius adalah ketersediaan air bersih.
Appi menyebut Pemerintah Kota Makassar tengah menjajaki pemanfaatan teknologi penyulingan air bersih yang menggunakan panel surya.
Teknologi tersebut, kata dia, mampu mengolah air sekaligus menghasilkan energi listrik dan memiliki kapasitas produksi air yang besar.
“Saya melihat ada mesin penyulingan air bersih yang dengan menggunakan panel surya itu bisa menghasilkan listrik, bisa menghasilkan air bersih 250 liter per detik,” ungkapnya.
Ia akan mengupayakan agar teknologi tersebut dapat dibawa dan diterapkan di wilayah Kepulauan Sangkarrang.
Pemerintah kota, lanjut Appi, akan membicarakan rencana tersebut secara lebih detail dengan pihak terkait, termasuk melakukan presentasi dan survei lokasi.
“Kami akan coba untuk mengatur supaya saya bisa bawa ke semua pulau-pulau yang ada di Kecamatan Sangkarrang ini,” terangnya.
“Mudah-mudahan kami akan membicarakan ini lebih detail untuk mempresentasikan dan akan survei di wilayah ini,” lanjut Appi.
Ditambahkan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipastikan pemerintah untuk warga di Kepulauan.
“Sehingga ketersediaan air bersih ini harus siap dan menjadi mandatory terhadap kebutuhan masyarakat yang ada di Kecamatan Sangkarrang,” pungkasnya. (*)




























