Makassar, Potretnusantara.co.id – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Selatan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar Dialog Interaktif WARUNG SEHAT (Wadah Ruang Ngobrol Seputar Kesehatan) di Warkop Bundu Hertasning, Makassar, Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini mengangkat tema “Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Inklusif, Berkualitas, dan Berkeadilan di Sulawesi Selatan” dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan sebagai narasumber.
Forum tersebut diikuti oleh kader HMI, mahasiswa, organisasi kepemudaan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti diskusi mengenai berbagai persoalan pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan.
Ketua Umum BADKO HMI Sulawesi Selatan, Asrullah Dimas, mengatakan bahwa kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin negara melalui pelayanan yang berkualitas, mudah diakses, dan berkeadilan.
“Warung Sehat kami hadirkan sebagai ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, lembaga pelayanan publik, akademisi, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurut Asrullah Dimas, BADKO HMI Sulsel berkomitmen menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun instansi terkait.
Sementara itu, Bidang Kesehatan Masyarakat BADKO HMI Sulawesi Selatan, Andi Massakili, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Masih terdapat berbagai tantangan pelayanan kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari akses layanan kesehatan, optimalisasi kepesertaan jaminan kesehatan, keamanan obat dan makanan, hingga penguatan edukasi kesehatan masyarakat. Karena itu diperlukan ruang diskusi yang mampu menghadirkan solusi bersama,” katanya.
Dalam dialog tersebut, peserta memperoleh berbagai pemaparan dari narasumber yang berasal dari sejumlah institusi, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, BPJS Kesehatan, Badan POM, dan Badan Gizi Nasional KPPG Makassar.
Masing-masing narasumber memaparkan program, tantangan, serta strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sesuai bidangnya.
Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan, mulai dari akses layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, pengawasan obat dan makanan, hingga implementasi program gizi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BADKO HMI Sulawesi Selatan berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pelayanan publik, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra yang turut berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Dialog Interaktif WARUNG SEHAT.














