Olahraga

Hadapi Kejurprov, KONI Polman Perkuat Pembinaan dan Tata Kelola Organisasi

×

Hadapi Kejurprov, KONI Polman Perkuat Pembinaan dan Tata Kelola Organisasi

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusanatara.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Polewali Mandar menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Nurcholis, sebagai pemateri dalam Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja bersama pengurus 29 cabang olahraga di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar, Polewali Mandar, Sabtu (4/6/2026).

Kemudian, Rapat Kerja (Raker) dibuka langsung oleh Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud. Turut hadir pula ketua DPRD Polewali Mandar Fahri Fadly, Ketua KONI Polewali Mandar Andi Mappangara, jajaran pengurus KONI, serta perwakilan cabang olahraga.

Ketua KONI Polewali Mandar Andi Mappangara mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri untuk memberikan pemahaman mengenai aspek hukum dalam pengelolaan organisasi olahraga, terutama terkait penggunaan anggaran.

Menurut Andi Mappangara, langkah tersebut diambil agar persoalan tata kelola yang pernah terjadi pada kepengurusan sebelumnya tidak kembali terulang.

“Kami tidak ingin kejadian pada kepengurusan sebelumnya terulang, khususnya yang berkaitan dengan mekanisme pengelolaan anggaran. Karena itu kami menghadirkan Pak Kajari untuk memberikan pemahaman dari sisi hukum. Selain itu, Inspektorat juga kami undang sebagai pemateri dengan tujuan yang sama,” katanya.

Ia menjelaskan, meski Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini tidak digelar akibat kebijakan efisiensi anggaran, pembinaan atlet tetap harus berjalan. Seluruh cabang olahraga diminta mempersiapkan atlet untuk menghadapi agenda Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

“Kami menargetkan KONI Polewali Mandar kembali meraih gelar juara umum seperti yang pernah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Andi.

Menurut dia, sejumlah cabang olahraga telah memulai program pembinaan, salah satunya melalui pelaksanaan Bupati Cup untuk cabang sepak bola yang mendapat dukungan KONI.

Andi juga meminta pengurus cabang olahraga yang masa kepengurusannya telah berakhir segera menggelar musyawarah daerah agar organisasi kembali aktif menjalankan program kerja dan memenuhi syarat memperoleh dukungan dari KONI.

Di tempat yang sama, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud dalam sambutannya mengatakan rapat koordinasi dan rapat kerja tersebut merupakan forum untuk menyusun arah pembinaan olahraga daerah, sekaligus meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan tata kelola organisasi olahraga.

Namun, kata Samsul, kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran memaksa pemerintah menunda sejumlah agenda, termasuk penyelenggaraan Porprov.

“Pemerintah daerah harus selektif menentukan kegiatan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat. Bukan berarti olahraga tidak menjadi prioritas, tetapi kami harus mendahulukan kebutuhan yang paling mendasar seperti pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Nurcholis, mengingatkan seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga agar menjalankan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi, transparansi, dan kepatuhan terhadap mekanisme pengelolaan anggaran untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dalam organisasi olahraga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *