Advertorial

Kantah Polman Dorong Sertipikat Elektronik Lewat Sentuh Tanahku, Masyarakat Diminta Tak Khawatir soal Keamanan Data

×

Kantah Polman Dorong Sertipikat Elektronik Lewat Sentuh Tanahku, Masyarakat Diminta Tak Khawatir soal Keamanan Data

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Polewali Mandar terus mendorong masyarakat beralih ke Sertipikat Elektronik melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Kantah memastikan keamanan data pemilik sertipikat telah dirancang dengan sistem perlindungan berlapis sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kebocoran data.

Plt Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantah Polewali Mandar, Sendri Wiryani, S.H., mengatakan Sertipikat Elektronik menggunakan basis data terpusat yang dikelola langsung oleh tim Teknologi Informasi (IT) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Data Sertipikat Elektronik tersimpan dalam sistem terpusat dan telah dirancang dengan tingkat keamanan yang tinggi. Data masyarakat juga telah terenkripsi sehingga keamanannya lebih terjamin,” kata Sendri, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, akses terhadap Sertipikat Elektronik hanya dapat dilakukan oleh pemilik sertipikat melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dengan sistem tersebut, keaslian dokumen dan keamanan data dapat lebih terjaga.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi kebocoran data, Sendri Wiryana menegaskan Kementerian ATR/BPN telah menyiapkan berbagai langkah preventif dan mekanisme pengamanan untuk melindungi data pemilik sertipikat.

“Pemilik Sertipikat Elektronik memiliki akses langsung melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Tidak semua orang dapat membuka atau mengakses data tersebut karena sistemnya dirancang khusus untuk pemilik sertipikat,”katanya.

Ia menjelaskan, digitalisasi layanan pertanahan merupakan bagian dari program pembaruan data pertanahan nasional yang telah dipersiapkan sejak lama. Melalui program tersebut, sertipikat tanah yang sebelumnya berbentuk buku fisik secara bertahap dialihkan menjadi sertipikat dalam format elektronik.

Aplikasi Sentuh Tanahku sendiri mulai diluncurkan pada 1 Juli 2024. Sejak saat itu hingga 17 Juni 2026, tercatat sebanyak 4.885 bidang tanah di Kabupaten Polewali Mandar telah menggunakan Sertipikat Elektronik.

Kata Sendri, antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut terus menunjukkan tren positif. Namun demikian, pihaknya masih menghadapi tantangan dalam memperluas sosialisasi kepada masyarakat.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum optimalnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam menyebarluaskan informasi mengenai manfaat dan tata cara penggunaan Sertipikat Elektronik.

“Walaupun belum optimal, kami terus berupaya mendorong masyarakat beralih ke Sertipikat Elektronik. Karena itu kami membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dan pemerintah desa, dalam kegiatan sosialisasi,” katanya.

Selain menjamin keamanan data, Sertipikat Elektronik juga dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan sertipikat konvensional. Sistem digital mampu meminimalkan risiko kehilangan, kerusakan, maupun pemalsuan dokumen karena seluruh data tersimpan secara elektronik dan telah menggunakan tanda tangan elektronik yang sah.

Dia bilang, untuk layanan pertanahan pertama kali, masyarakat masih menggunakan dokumen fisik sebagai persyaratan administrasi. Namun produk akhir yang diterbitkan Kantor Pertanahan saat ini sudah berupa Sertipikat Elektronik.

Selain itu, sejumlah layanan pertanahan lainnya telah sepenuhnya menerapkan sistem digital, di antaranya pendaftaran hak tanggungan, pengecekan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), serta layanan roya elektronik.

Melalui transformasi digital tersebut, Kantah Polewali Mandar berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke Sertipikat Elektronik. Pihaknya menegaskan bahwa sistem keamanan yang disiapkan Kementerian ATR/BPN telah dirancang untuk melindungi data masyarakat sehingga pemilik sertipikat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data pribadinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *